• KANAL BERITA

Omni Channel Bukan Sekadar Offline to Online

SEMARANG, suaramerdeka.com - Masuknya era digital dalam berbisnis mampu merubah ekosistem didalamnya salah satunya Omni Channel marketing yang merupakan pendekatan pemasaran yang mengintegrasikan banyak kanal untuk menciptakan pengalaman pelanggan secara efektif sekaligus konsisten.

Pelanggan dari perusahaan yang mempraktekkan Omni channel dapat melakukan belanja dengan menggunakan berbagai channel sekaligus baik online maupun offline.

Maxim Mulyadi, Presiden Indonesia Marketing Association (IMA) Semarang mengatakan membangun Omni Channel tidak hanya memindahkan offline to online ataupun sebaliknya, namun harus diintegrasikan untuk membangun pengalaman pelanggan yang lebih baik lagi.

Maxim menjelaskan konsep Omni harus keseluruhan yang dipengaruhi oleh empat hal yaitu  People, Execution, Cash dan Strategic. 

"Butuh orang berapa banyak dan harus kompetensi sehingga dibutuhkan ada great leadership. Setelah ada orang-orang berkompeten harus dieksekusi, kalau kita punya rencana bagus tapi tidak ada mekanisme eksekusi yang baik tidak akan sampai atau tertatih-tatih," katanya. 

"eksekusi membutuhkan uang, baik itu dengan uang sendiri ataupun dengan kerjasama. Lalu terakhirnya ketiga hal tersebut digabungkan menjadi satu strategi," jelasnya, saat menjadi pembicara dalam acara kongko pagi dan marketing arisan bersama IMA dan Kadin Jateng dengan tema pertempuran memenangkan pangsa pasar jaman now di lounge lantai 17 Menara Suara Merdeka, Kamis (15/8).

Umi Habibah Mansyur, Bussiness Development LinkAja menambahkan perusahaan jaman now memang perlu omni channel marketing dalam memenangkan pangsa pasar. Ia memaparkan bedanya dengan multi channel walaupun mempunyai berbagai channel tapi tidak saling berhubungan. 

LinkAja sebagai layanan digital payment memberikan akses terhadap transaksi pembelian atau belanja, pembayaran dan informasi yang bisa diintegrasikan dengan baik dalam sistem omni channel.


(Cun Cahya/CN47/SM Network)