• KANAL BERITA

Makanan Halal Pengaruhi Perilaku Seseorang

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menyambut Idul Adha 1440 Hijriah, Corporate Social Responsibility (CSR) Suara Merdeka Group bersama Sasa menyumbang hewan kurban ke lima wilayah di Jawa Tengah. Hewan kurban itu disumbangkan ke Masjid Agung Semarang, Ponpes Fatul Huda Demak, Masjid Arrahman Purwodadi, Masjid Bani Adam Boyolali dan Ponpes API Tegalrejo Magelang.  

Di Semarang, hewan kurban berupa seekor sapi jantan diserahkan langsung oleh SM dan PT Sasa kepada Ketua Takmir Masjid Agung Semarang, KH Hanief Ismail, di Masjid Agung Semarang, seusai shalat Jumat.

"Satu sapi ini merupakan penyempurnaan dari sapi yang telah kita terima. Bantuan ini merupakan hal yang positif. Sehingga, ikut membantu masyarakat yang selama ini membutuhkan bantuan penambahan hewan kurban," tutur KH Hanief Ismail, Jumat (9/8).

KH Hanief Ismail, menganjurkan kepada semua yang hadir agar memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Halal haramnya makanan yang dikonsumsi, kata dia, dapat berpengaruh terhadap perilaku seseorang. Mengonsumsi makanan haram akan membuat seseorang berperilaku negative. Sebaliknya, orang yang mengonsumsi makanan halal, perilakunya akan positive. Oleh karena itu, lanjut dia, umat muslim dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang halal.

Batasan makanan halal untuk makanan yang berupa daging. Yakni dengan mengambil hewan-hewan yang telah dihalalkan di dalam Alquran seperti ayam, sapi, kerbau dan kambing.

"Kemudian, cara penyembelihannya pun harus dengan cara yang halal (baik). Tidak boleh sembarangan. Demikian pula, cara memasaknya juga tidak boleh bercampur dengan barang yang haram," terang dia.

Dijelaskannya, saat ini pihak Takmir Masjid Agung Semarang telah menerima total 21 ekor sapi, dan 17 kambing. Tahun lalu, mereka menerima 54 ekor kambing, 17 ekor sapi. Kemudian, dua ekor kerbau pemberian dari kerajaan Malaysia melalui Pemkot Semarang.

"Tahun lalu, kami membagikan 8000 bungkus daging kurban kepada warga sekitar, fakir miskin, anak jalanan, dan panti asuhan. Kemudian di beberapa pondok pesantren seperti Ponpes Roudlatul Quran, Tahafudzul Quran dan Ponpes Mathlabul Mafaazil Quran," terang KH Hanief Ismail.

Sementara itu, Consumers Activation Manager PT Sasa Inti, Hamzah Okza mengemukakan, kegiatan berbagi kebaikan bersama moto (MSG) halal Sasa ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Sebagai salah satu merek MSG terbesar di Jateng. Produk Sasa, telah diterima masyarakat dengan baik. Program ini, kata dia, juga dilakukan di kota besar lainnya.

"Semangat berkurban diharapkan menjadi inspirasi bagi perusahaan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini menjadi momentum untuk berbagi, sehingga keberadaan kami dapat dirasakan manfaatnya untuk masyarakat luas," ucap Hamzah.

Dalam acara tersebut hadir pula Direktur Sales dan Komunikasi Suara Merdeka, Bambang Pulunggono, Wakil Pemimpin Redaksi Suara Merdeka, Agus Toto Widyatmoko, Kepala Kantor Suara Merdeka Wilayah Semarang, Doni Setyo Nugroho beserta jajarannya.

 

 


(Mohammad Khabib Zamzami/CN35/SM Network)