• KANAL BERITA

Batikraft Vaganza Expo 2019 Targetkan Omzet Rp 2,5 Miliar 

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Tengah kembali menyelenggarakan Batikraft Vaganza Expo 2019 di Mal Paragon mulai 31 Juli sampai 4 Agustus 2019. 

Dalam pameran tersebut diikuti oleh 50 stand dari berbagai daerah dan Iuar propinsi Jawa Tengah, seperti Bandung, Cirebon, DKI Jakarta, Surabaya dan Papua, serta IKM Binaan Dinas Perindustrian Kota Semarang dan Mitra Binaan PT. Pertamina (Persero).

Panitia Penyelenggara Batikraft Vaganza Expo, Heru Isnawan mengatakan dari pameran kali ini ditargetkan mendapatkan omzet Rp 2,5 miliar meningkat dari tahun sebelumnya. 

"Tahun 2017 menghasilkan omzet Rp 2 miliar, tahun 2018 dengan omzet Rp 2,3 miliar dan diharapkan untuk tahun ini lebih dari Rp 2,5 miliar," katanya, Rabu (31/7).

Heru, menjelaskan pameran yang rutin diselenggarakan ini bertujuan untuk mendorong UMKM batik dan berbagai kerajinan Iainnya dari seluruh provinsi di Indonesia, memfasilitasi jaringan pemasaran dan promosi serta menumbuhkan kreativitas UMKM untuk lebih berkualitas dan berdaya saing. 

Menurutnya, UKM harus selalu berpikir kreatif dan inovatif, sehingga bisnis ekonomi kreatif akan tercipta, karena jika industri kreatif berkembang akan mampu menyerap banyak tenaga kerja, menciptakan identitas bangsa, merangsang kreativitas dan inovasi yang memberi dampak ekonomi positif. 

Prospek sektor kerajinan dan batik, lanjut Heru, sangat menjanjikan. Terlihat dari meningkatnya ekspor ke negara maju seperti Jepang, Belanda dan Amerika Serikat.

"Ekspor produk tenun dan batik telah menembus angka 58.6 juta Dolar AS di tahun 2019, lebih tinggi dari tahun 2018 yang hanya 53,3 juta Dolar AS. Industri kecil dan menengah (IKM) di sektor kerajinan dan batik telah memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional," jelasnya.


(Cun Cahya/CN47/SM Network)