• KANAL BERITA

Banyak Produk UMKM Kurang Promosi

Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Semarang memiliki potensi yang perlu dipromosikan dan diangkat eksistensinya. Banyak pelaku UMKM memiliki produk yang potensial, namun kurang dipromosikan dengan baik.

Melalui pameran Semarang Hitz Market di DP Mall Jalan Pemuda Semarang, produk UMKM Semarang akan lebih dikenal masyarakat. Mereka bisa mempromosikan produknya selama pameran.

Ada beberapa peserta yang meramaikan acara itu, seperti Ina Priyono, Al Fath, Batik Margaria, dan UMKM binaan Pertamina dengan produk batik, kerajinan tas, dompet, lukisan, dan lain-lain. Pembukaan pameran ditandai dengan swafoto bersama oleh Ketua TP PKK Kota Semarang Kriseptiana Hendrar Prihadi, Ketua Kadin Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara, Ketua Panitia Semargres 2019 Wijaya Dahlan, dan pengurus Kadin.

Kriseptiana berharap melalui pameran ini potensi Semarang akan lebih dikenal. Selama ini Pemkot Semarang terus memfasilitasi mereka, terutama pelaku UMKM yang terkendala akses pemasaran.

"Ada UMKM yang sampai saat ini terkendala pemasaran. Mereka tidak tahu harus memasarkan ke mana. Dengan pameran ini, mereka bisa mengikuti pameran yang difasilitasi oleh Pemkot," jelasnya.

Permodalan dan pembinaan juga menjadi tantangan UMKM untuk terus berkembang. Dengan menjadi binaan perusahaan, mereka bisa didampingi dan mendapat bantuan permodalan. Kegiatan tersebut juga dalam rangka menyemarakkan Semarang Great Sale (Semargres) 2019.

Ketua Panitia Semargres 2019 Wijaya Dahlan mengatakan, tujuan Semargres adalah membuat acara yang menarik sehingga bisa mendorong masyarakat untuk berkunjung dan berbelanja.

"Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Omzet hampir semua merchant meningkat sampai 30% dibanding hari biasa," ujarnya.


(Fista Novianti, Imam Supriono/CN35/SM Network)