• KANAL BERITA

Usung Kota Fashion, Semarang Berencana Gelar Festival Fashion Internasional 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kota Semarang setelah masuk dalam salah satu nominasi kota kreatif di Indonesia yang mengusung fashion dan heritage  bersiap untuk membangun ekosistem fashion salah satunya berencana mengelar festival fashion internasional.

Asesor Bekraf Jawa Tengah Bambang Supradono, mengatakan fashion di Kota Semarang sangat kreatif ditunjang dengan banyaknya desainer-desainer sehingga perlu membentuk ekosistem fashion agar bisa berkelanjutan dan dikenal tidak hanya di Indonesia tapi juga internasional.

Menurutnya di Kota Semarang setiap tahun ada kurang lebih 20 fashion show namun belum untuk tingkat internasional.

"Fashion sebagai sektor unggulan Kota Semarang harus membentuk ekosistem didalamnya agar selalu berkelanjutan. Sehingga tidak hanya berujung ke festival fashion saja," katanya saat menjadi pembicara di Focus Groups Discussion yang diselenggarakan Suara Merdeka di Menara Suara Merdeka, Jumat (26/7).

Novi, fashion desainer Kota Semarang menjelaskan fashion tidak hanya soal baju tapi ada banyak sektor antara lain, aksesoris, tas, sepatu, riasan rambut dan wajah sehingga untuk mengadakan fashion festival perlu adanya konsep yang bagus dan jelas agar  bisa mendatangkan daya tarik dan buyer.

Eko Ariwibowo, Ketua Pelaksana Komite Ekonomi Kreatif Kota Semarang mengatakan untuk menjadi kota fashion perlu adanya sinergitas sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri. Perlu adanya persamaan pandangan untuk menguatkan potensi yang ada menjadi potensi yang bisa dikembangkan lagi.

"kita memiliki kota lama apakah menjadi destinasi saja tapi belum cukup itu dan industri fashion bisa berkembang disitu sehingga bagaimana pola sinergitas tidak berjalan sendiri-sendiri," ucapnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari menambahkan pemerintah mendukung segala kegiatan agar Kota Semarang dikenal dan didatangi banyak wisatawan baik itu untuk berwisata maupun berbelanja. Apalagi potensi kota kreatif di sektor fashion yang bisa dikombinasikan di kawasan haritage. 

"Kita tidak bisa sendiri perlu adanya kreativitas dari stakeholder untuk menuju kesana, karena tidak mudah perlu bergerak bersama," tuturnya. 


(Cun Cahya/CN47/SM Network)