• KANAL BERITA

Ribuan Peserta Ikuti KPID Semargres Parade and Run

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ribuan peserta mengikuti KPID Semargres Parade and Run di halaman RRI Semarang, Minggu (30/6).

Acara yang dibuka oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, terdiri dari warga masyarakat yang mengikuti lari berjarak 3 km dan parade peserta Semargres yang terdiri dari hotel, restoran, mal, serta pengusaha ritel.

Selain Wali Kota Semarang, acara tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Tia Hendrar Prihadi, Ketua Umum Kadin Jawa Tengah, Kukrit SW, Ketua Kadin Kota Semarang, Arnaz Agung Andrarasmara, Ketua Panitia Semargres 2019 Wijaya Dahlan, dan Ketua KPID Jawa Tengah, Budi Setyo Purnomo beserta para komisioner.

Hendrar Prihadi mengatakan, KPID Parade and run ini sangat unik karena sebagian peserta berlari memakai kostum yang unik seperti kostum wayang, pendaki gunung, piyama, dan masih banyak lagi serta peserta parade Semargres yang menampilkan keunikan masing-masing.

Tak hanya itu dalam parade, juga menampilkan 200 payung artistik yang menggambarkan di Kota Semarang ada hujan diskon besar-besaran.

Ia berharap dengan acara ini mampu menyedot banyak wisatawan datang ke Semarang dan bisa membelanjakan di acara Semargres. Sehingga perputaran uang di Kota Semarang tinggi.

"Semargres tahun lalu mampu  memperoleh perputaran uang sekitar Rp 110 miliar dan di bulan Juli ini ada beberapa event nasional dan internasional. Sehingga targetnya minimal dua kali lipat dari lalu yakni kurang lebih Rp 200 miliar," katanya.

Hal itu, lanjut Hendrar Prihadi, juga menjawab tantangan Gubernur Jawa Tengah untuk bisa berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah tujuh persen.

"Saya memberikan masukan agar teman-teman Kadin berharap memberikan masukan untuk mendorong pengusaha melakukan langkah inovasi tidak hanya di bulan Juli ini saja," ucapnya.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah, Budi Setyo Purnomo menambahkan, pihaknya ikut bersama-sama menyukseskan acara Kota Semarang dengan pesan menjaga kearifan lokal lewat lembaga penyiaran.

"Kami kerja sama dengan Pemkot Semarang agar semua lapisan masyarakat peduli terhadap kearifan lokal. Ke depan diharapkan acara ini tetap terjaga karena kemeriahan akan selalu terjaga dengan kearifan lokal lewat lembaga penyiaran," jelasnya.
 


(Cun Cahya/CN47/SM Network)