• KANAL BERITA

Pemuda Pancasila Gambaran dari Masyarakat Indonesia

Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) merupakan gambaran dari masyarakat Indonesia. Itu karena saat seseorang masuk menjadi anggota PP, dia tidak akan pernah ditanya apa agama, pekerjaan, suku, dan ras orang tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Jawa Tengah, Bambang Eko Purnomo, saat memberikan sambutan di hadapan seribu lebih anggota PP yang hadir dalam Kirab Peringatan Hari Lahirnya Pancasila yang ke-74 pada 1 Juni 2019, di halaman Balai Kota Semarang, Sabtu (1/6) malam.

Kirab dilakukan melalui aksi berjalan kaki dengan mengambil start dari halaman Balai Kota di Jalan Pemuda menuju Simpang Lima, berlanjut ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal di Jalan Sriwijaya, Pleburan, Semarang Selatan.

Bambang mengungkapkan, selama ini, PP selalu diidentikkan dengan Ormas yang layaknya seperti petugas keamanan (Security). Hanya dibutuhkan saat ada masalah saja. Padahal, PP sebenarnya merupakan organisasi yang selalu membela dan menjaga Pancasila untuk tetap menjadi Dasar Negara dan Ideologi NKRI.

Adapun kegiatan Kirab Peringatan Hari Lahirnya Pancasila dilakukan dengan mengusung Obor oleh 74 Pasukan Doreng, diikuti Simbol Pancasila dan Burung Garuda serta barisan anggota PP dan Srikandi yang hadir dari sejumlah MPC di Jawa Tengah. Kegiatan pelepasan kirab sebelumnya diawali dengan atraksi beladiri yang mempertunjukkan permainan menyemburkan api oleh anggota Sembur Ireng dan anti bacok dari anggota Komando Inti (Koti) Mahatidana PP.

Bambang menegaskan, anggota PP harus hapal dan mengetahui dengan baik Ideologi Pancasila. Setiap anggota juga diwajibkan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA), untuk membuktikan keabsahannya sebagai anggota PP. Ormas PP selama ini dikenal karena semangat dan kekompakannya. Ini karena setiap anggota PP bersifat lebih dari sekadar saudara, walau pun bukan merupakan saudara sedarah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) PP Jateng, Kukrit Suryo Wicaksono, Sekretaris MPO PP Jateng, Sinung Nugroho Rachmadi, serta Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Selain itu, juga dihadiri ketua dan perwakilan anggota MPC PP Jepara, Batang, dan Demak, sejumlah PC Sapma PP, dan Srikandi PP.

Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang, mengapresiasi keberadaan Ormas PP karena mempunyai dedikasi untuk menjadi garda terdepan dalam membela Pancasila sebagai dasar negara, khususnya dalam bingkai NKRI. Apalagi akhir-akhir ini di tanah air mulai muncul kelompok-kelompok yang bertindak meresahkan karena mencoba mengganti ideologi Pancasila.

Pihaknya salut dengan PP, yang selalu menjadi garda terdepan dalam membela dan mempertahankan eksistensi Pancasila sebagai dasar dan ideologi NKRI.

Sebelumnya, Ketua Badan Penyuluhan dan Pembekalan Hukum MPW PP Jateng, Dwi Nuryanto Ahmad mengatakan, seluruh anggota PP selanjutnya melakukan Refleksi Pancasila di TMP Giri Tunggal. Merupakan sebuah renungan tentang Pancasila, sebagai ideologi dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan ditutup dengan makan tumpeng bersama di sekitar TMP Giri Tunggal. Tujuannya, untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan sesama anggota PP. Dwi Nuryanto berharap PP akan semakin kokoh dan solid mengawal Pancasila sebagai dasar negara.


(Imam Supriono, Muhammad Arif Prayoga/CN35/SM Network)