• KANAL BERITA

Jateng Jadi Lokomotif Dunia Usaha, Kadin Indonesia Ajak Tumbuh Berkelanjutan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia berharap provinsi Jawa Tengah bisa memperkuat posisinya menjadi lokomotif dunia usaha dan secara bersama-sama tumbuh dan berkelanjutan. Tidak hanya berorientasi pada perusahaan perusahaan besar, tetapi juga sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang bisa menjadi tulang punggung di era digitalisasi yang berkembang saat ini.

"Dengan membangun ekosistem usaha yang kokoh bersama dengan seluruh asosiasi usaha di bawah naungan Kadin Jawa Tengah, maka kita bersama-sama bisa maju. Bukan semata-mata bisnis yang memikirkan bisa tumbuh bersama tetapi juga terus berkelanjutan," ujar Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah Kadin Indonesia Anindya N Bakrie dalam Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Kadin Jawa Tengah di MG Setos Hotel Semarang, Selasa (14/5).

Calon Ketua Umum Kadin Indonesia ini melihat potensi Jawa Tengah sangatlah strategis baik dari sisi infrastruktur yang dibangun serta politik yang cukup stabil dengan kepala daerah yang terus berinovasi. Integrasi tersebut menurutnya akan membawa situasi dunia usaha menjadi semakin kondusif dan memberikan dampak positif termasuk juga dalam menarik lebih banyak lagi investasi ke daerah.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono menilai, dunia usaha berjalan sangat dinamis dan tentu saja dibutuhkan sosok calon ketua yang benar-benar mampu berkomunikasi dan mencarikan solusi terbaik dalam setiap persoalan yang muncul.

"Beliau (Anindya) sudah sangat berpengalaman 15 tahun ada di Kadin jadi mengerti betul nafas Kadin di daerah-daerah. Jateng kini berada di gerbang keemasan karena infrastrukturnya yang luar biasa dengan potensi perdagangan, pariwisata dan investasi yang sangat mendukung," papar Kukrit dalam acara yang dihadiri juga oleh ketua dan pengurus asosiasi usaha di bawah naungan Kadin diantaranya seperti PHRI, Iwapi, Ginsi, Gapensi, Apindo, AKLI, dll.

Dalam kegiatan ini, juga diserahkan bantuan bagi 75 anak dari delapan panti asuhan di Kota Semarang diantaranya Nurul Quran Genuk, Al Jannah Tugurejo, Darul Hadlonah Ngaliyan, Ikhasul Amal Gayamsari dan Qosim Hidayah Dempel Lor.


(Modesta Fiska, Imam Supriono/CN47/SM Network)