• KANAL BERITA

PGI Jateng Matangkan Persiapan Pra-PON XX

Pengprov Persatuan Golf Indonesia (PGI) Jateng fokus mematangkan persiapan menghadapi babak kualifikasi PON XX yang akan berlangsung di Makassar, Sulsel, Juli mendatang. Provinsi ini akan mengandalkan sejumlah pegolf muda dalam pra-PON tersebut. Mereka merupakan hasil seleksi yang dilakukan beberapa waktu lalu.

"Ini juga upaya kaderisasi oleh PGI Jateng. Kami tidak bisa bertumpu pada pegolf muka lama. harus berani memberi kesempatan kepada atlet golf muda untuk tampil. Kami yakin, pegolf Jateng bisa memberi kejutan pada babak kualifikasi nanti," tutur Ketua Umum Pengprov PGI Jateng Kukrit Suryo Wicaksono usai pelantikan di Gombel Golf Semarang, Sabtu (20/4).

Saat ini fokus mempersiapkan mental. Kukrit mengakui, ada beberapa atletnya yang masih minim pengalaman dan jam terbang. Bahkan ada yang pertama kali ikut babak kualifikasi PON. Hal ini menuntut persiapan mental yang kuat. Ini tugas kepengurusan PGI Jateng 2019-2023 untuk membina pegolf muda. Pihaknya tak ingin muluk-muluk pada babak kualifikasi dan PON XX.

"Terpenting saat ini adalah mempersiapkan atlet sebaik mungkin agar maksimal dan lolos di semua nomor yang diperlombakan. Setelah itu, baru kami berbicara target pada PON XX nanti. Tiap pekan, kami mendatangkan pelatih dari Jakarta untuk membimbing pegolf," jelas CEO Suara Merdeka Network (SMN) itu.

Hadir dalam pelantikan Ketua Umum PB PGI Murdaya Widyawimarta Po, Sekjen PB PGI I Gusti Putu Gede, Ketua Umum KONI Jateng Subroto, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dan Sekda Kota Semarang Agus Riyanto. Ketua Umum PB PGI Murdaya Widyawimarta Po berharap, PGI Jateng meningkatkan pembinaan bagi pegolf muda.

"PGI Jateng harus meningkatkan koordinasi dengan pengkab/pengkot untuk meningkatkan prestasi golf. Muaranya untuk kepentingan nasional di berbagai ajang," tutur Murdaya.

Ketua Umum KONI Jateng Subroto berharap, cabang golf bisa menyumbang dua emas pada PON XX nanti. Pihaknya akan berusaha mendukung pembinaan olahraga di Jateng. "Saya yakin, PGI Jateng bisa menerapkan good sport governance," tandasnya.

Krisnaji Satriawan dan Pitra Kurniawan


(Krisnaji Satriawan /CN35/SM Network)