• KANAL BERITA

Kadin Jawa Tengah Dorong UMKM Masuk ke Perdagangan Elektronik 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kadin Jawa Tengah terus mendorong agar para pelaku UMKM dapat masuk ke perdagangan elektronik atau marketplace. Namun dari total UMKM di Jawa Tengah yang mencapai 3 juta lebih baru sedikit sekali yang sudah bermain di pasar elektronik. 

Hal itu disampaikan Pujiono, Wakil Ketua Kadin Jawa Tengah Bidang Keuangan, Pasar Modal dan Perpajakan seusai pembukaan Finance & UMKM Expo Ke-8 di Atrium Mal Ciputra Semarang, Kamis (28/2).

Menurutnya perdagangan elektronik menjadi wadah efektif dalam pemasaran produk agar bisa dikenal luas. Sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan pendampingan untuk menuju pasar elektronik yang lebih luas. 

"Saya kira kegiatan pameran seperti ini dapat membuka wacana bagi para pelaku UMKM memanfaat teknologi digital dalam memasarkan produk-produknya,"katanya. 

Pujiono menambahkan untuk mempersiapkan UMKM dalam persaingan global harus disiapkan intensif atau edukasi dari pemerintah seperti akses permodalan, perpajakan, akses pengadaan barang jasa, perizinan dan promosi.

"Diharapkan para pelaku UMKM selalu meningkatkan produknya yang merupakan bagian dari upaya dikenal ke masyarakat," ucapnya. 

Sementara itu Peni Rahayu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Jawa Tengah mewakili Gubernur Jawa Tengah menuturkan di era digital pengembangan usaha melalui pemasaran digital atau marketplace sangat penting untuk mempromosikan produk dan memperluas askses pasar

"Prospeknya sangat bagus sekarang semua serba online, kalau pelaku usaha tidak masuk dalam jaringan online maka bisa tertinggal selain lebih praktis cara seperti ini juga terkadang lebih hemat dan cepat," tuturnya. 

Peni menjelaskan walaupun pemasaran online sedang marak namun disisi lain pemasaran offline juga masih efektif untuk mendekatkan pelaku UMKM kepada pembeli secara langsung

Ia berharap agar kegiatan pameran dan promosi dapat menambah sinergi antar semua pihak sehingga terjalin kerja sama untuk meningkatkan UMKM menjadi industri yang naik kelas.

 

 


(Cun Cahya/CN47/SM Network)