• KANAL BERITA

Kolaborasi Industri dan Pembenahan Kurikulum Pacu Kualitas Lulusan SMK

Kalangan industri perlu lebih intensif dalam berkolaborasi dengan sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menghasilkan kualitas lulusan yang sesuai kebutuhan industri di Jawa Tengah. Tak hanya itu, pembenahan kurikulum pun diperlukan termasuk juga pembaharuan peralatan yang digunakan karena teknologi yang berkembang sedemikian cepat sehingga jika tidak diperbaharui maka siswa akan ketinggalan informasi.

Revolusi industri 4.0 yang harus dihadapi khususnya oleh para lulusan SMK yang memang disiapkan untuk bekerja tentu harus diimbangi dengan sumber daya manusia (SDM) yang andal dan berkualitas. Wakil Ketua Umum SDM dan Sertifikasi Kompetensi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jateng Iskandar Sanusi mengungkapkan, profesi-profesi yang ke depan bisa jadi akan tergeser oleh teknologi dan otomatisasi boleh jadi merasa khawatir.

"Untuk penyiapan SDM, Kadin sudah sejak lama mendukung konsep pendidikan vokasional yang link and match. Program pendidikan harus direncanakan jangka panjang, kalau programnya tidak konsisten maka tentu hasilnya tidak bisa seperti yang diharapkan," ujar Iskandar dalam Jagongan Obrolan Bisnis (Jago Bisnis) kerjasama Kadin Jateng dan Suara Merdeka Network di studio TVKU Semarang, Rabu (27/2).

Hadir sebagai narasumber lainnya dalam dialog bertema "Strategi Dunia Pendidikan Menghadapi Revolusi Industri 4.0" ini, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Sulistyo.


(Modesta Fiska, Diaz Abidin/CN35/SM Network)