• KANAL BERITA

Korban Tewas Akibat Longsor di Pudakpayung Ditemukan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kota Semarang. Kali ini longsor memakan korban jiwa. Korban, Sri Murtini (45) tengah berada di tempat usahanya, jasa salon di salah-satu ruko di Jalan Pudaksari Raya, Pudakpayung, Senin (11/2) saat longsor terjadi.

Akibat longsor, lantai bagian belakang bangunan ambles dan menarik korban sampai jatuh hingga terbawa arus sungai yang berada tepat di belakang ruko. Korban sempat terbawa arus sungai hingga sejauh 8 kilometer, sebelum akhirnya ditemukan petugas gabungan Selasa (12/2) pagi di wilayah Jabungan.

Tim gabungan yang terdiri atas personel Basarnas, Senkom, dan BPBD Kota Semarang menyusuri aliran sungai tersebut sejak Senin (11/2) malam.

Salah satu petugas gabungan dari Senkom Mitra Polri, Hari Mustofa mengatakan, kronologis kejadian bermula saat bangunan yang ditempati korban tiba-tiba ambles setelah turun hujan deras pada Senin (11/2) siang. Saat kejadian, korban sedang menyalon pelanggan.

"Tiba-tiba bangunan longsor dan korban kebawa arus sungai yang berada di belakangnya. Sejauh 8 kilometer dan ditemukan di sungai Ketekan (Kayen) di wilayah Jabungan," terangnya, Selasa (12/2) di rumah duka.

Dijelaskan, jenazah ditemukan pagi tadi pukul 09.00 WIB oleh tim gabungan dan lalu dibawa ke rumah duka di perumahan Gedawang Pesona Asri. Salah satu keluarga korban menangis histeris melihat jenazah saat dibawa pulang.  

Setelah kejadian, warga sekitar was-was karena khawatir akan adanya longsor susulan. Apalagi, saat ini masih dalam musim hujan, dengan intensitas tinggi.

 


(Yulianto/CN47/SM Network)