• KANAL BERITA

Ormas Pemuda Pancasila Gelar Diklat Kaderisasi

SEMARANG - Organisasi kemasyarakatan (Ormas) Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Jawa Tengah berupaya menjaring kader terbaik.

Badan Pelaksana Kaderisasi (BPK) MPWPP Jawa Tengah, salah satu dari badan di Ormas PPJateng dipercaya melaksanakan tugas tersebut. ”Ini program langsung dari pusat. Melalui sertifikasi kader, PPingin menjaring kader terbaik,” kata Ketua MPWPemuda Pancasila Jawa Tengah Bambang Eko Purnomo.

Bambang mengungkapkan hal itu saat memberikan sambutan di acara Pendidikan dan Latihan Kaderisasi Ormas Pemuda Pancasila Angkatan I di Aula Muria komplek Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Jateng, Jalan Setiabudi 201 ASrondol, Semarang, Jumat (8/2).

Dalam kesempatan itu, juga dilangsungkan pengukuhan pengurus BPK MPWPemuda Pancasila Jawa Tengah 2017-2019. Dia mengutarakan, BPK MPW Pemuda Pancasila memiliki peran penting dalam menjalankan tugas penjaringan kader.

Menurutnya, sebagai organisasi yang memiliki strukutur kepengurusan dari pusat sampai bawah, Pemuda Pancasila setia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). ”Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia. Kita komit dan setia selalu kepada negara sekaligus mengawal UUD 1945 sampai kapan pun. Pancasila Abadi,” tegasnya Bambang. Pada akhir paparan, Bambang menyatakan, Pemuda Pancasila siap bersinergi dengan pemerintah serta ormas lain yang memiliki visi-misi sama demi keutuhan bangsa Indonesia. Kemudian, Pemuda Pancasila juga menyatakan dukungan terhadap kinierja TNI-Polri dalam menjalankan tugas menjaga ketentraman masyarakat serta keamanan negara. ”Kami mendukung penuh langkah TNI-Polri dalam menjaga kondusifitas negara,” imbuhnya.

Ketua Badan Pelaksana Kaderisasi MPWPemuda Pancasila Jawa Tengah Windo Wijaksono mengatakan, Pendidikan dan Latihan Kaderisasi Ormas Pemuda Pancasila Angkatan I ini merupakan salah satu syarat utama yang harus dijalani kader Pemuda Pancasila di masing masing cabang kabupaten/kota di Jawa Tengah. ”Sesuai AD/ARToraganisasi, seluruh pengurus di tingkat daerah harus memiliki sertifikasi kader,” katanya.

Peserta yang dinyatakan lulus dan memenuhi standar akan mendapat sertifikat dan memiliki tugas menjalankan amanah organisasi serta pengaderan sampai tingkat paling bawah. Asisten Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah Sarwa Pramana mengapresiasi kegiatan tersebut.

Ia berharap, Pemuda Pancasila Jawa Tengah semakin meningkatkan kiprahnya membantu pemerintah dalam membangun Provinsi Jawa Tengah ke arah yang lebih maju. ”Mari segera membuat program kerja yang progresif, terlebih yang berhubungan langsung dengan Pancasila,” imbaunya.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat sampai Minggu (8-10/2). Acara diikuti 150 peserta mengikuti acara tersebut. Di tengah acara juga dilakukan pernyataan sikap Pemuda Pancasila. Ada tiga poin dalam pernyataan tersebut, yakni mendukung dan mendorong Pilpres dan Pileg 2019 yang aman dan damai, menolak isu SARA, hoaks yang mengancam keutuhan NKRI, serta mendukung TNI-Polri menjalankan tugas yang berhubungan dengan keamanan serta ketertiban masyarakat. Turut hadir, Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Pemuda Pancasila Jawa Tengah Kukrit Suryo Wicaksono dan sejumlah tokoh Jateng lainnya. 


(Apit Yulianto/CN35/SM Network)