• KANAL BERITA

Semarang Fashion Trend Show di Gelar di Kawasan Kotalama

SEMARANGsuaramerdeka.com - Pagelaran peragaan busana yang bertajuk Semarang Fashion Trend Show diadakan di gedung Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI ) Kawasan Kotalama Semarang,  Selasa (29/1).

Rancangan busana yang ditampilkan tersebut adalah hasil karya belasan desainer daei beberapa kota di Indonesia. Seperti Olivia Soesanto , Novita DP dan Yunius Mujianto serta Agied Derta (Semarang), Alfatir Muhammad dan Noor Umer (Malang),  Dissa Indriyana (Surabaya).Lalu,  Amelia Dianty, Erika Ardianto dan Raegitarozoro serta Emmy Thee (Jakarta), dan Irmasari Joedawinata (Bandung).

Semua desainer menampilkan busana malam itu dengan tema yang berbeda-beda yakni dari segi desain, gaya dan trend mode terkini. Masing-masing desainer mimilih bahan dan warna dengan kesan mewah namun tetap memiliki ciri lokal. 

Misalnya salah satu desainer asal Semarang, Yunius Mujianto,  mengambil tema burung blekog. Dimana, fauna tersebut merupakan ciri khas Semarang. Dan juga memakai bahan motif batik yang berasal dari Jawa Tengah. Selain itu,  ada desainer yang menampilkan busana untuk kegiatan sehari-hari, bekerja namun terlihat trendy.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan anggota baru 

Indonesian Fashion Chamber (IFC), yakni seluruh desainer yang tampil di acara Semarang Fashion Trend Show secara simbolis disaksikan oleh Ketua IFC Pusat, Ali Karisman.

Wakil Wali Kota Semarang,  Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, pagelaran Semarang Fashion Trend Show, sekaligus sebagai soft opening Galeri Industri Kreatif Semarang yang diadakan di PPI Kawasan Kotalama, yang rencananya diresmikan pada Maret mendatang.

Diharapkan,  dengan adanya kegiatan ajang untuk mode tersebut kedepannya bisa rutin dilaksanakan setiap tahun. Dan akan populer seperti ajang Jakarta Fashion Week (JFW) yang telah menjadi pekan mode tahunan khususnya di Indonesia.

"Sehingga Semarang menjadi salah satu kota Fashion di Indonesia. Dan juga di PPI ini wadah untuk pelaku industri kreatif khususnya IKM di Jawa Tengah, "pungkasnya. 


(Yulianto/CN47/SM Network)