Pegawai dan Anggota KPU Tetap Ngantor

Selama Masa Lebaran

SRAGEN - Meski dalam suasana Lebaran, anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sragen tidak akan diizinkan libur.

KPU Provinsi Jateng melalui surat No.831/PP.05.2-SD/33/Prov/VI/2018 menindaklanjuti surat KPU RI No 6 Tahun 2018 menyebutkan, anggota komisioner dan pegawai/sekretaris KPU tidak libur. "Setelah Shalat Id, anggota KPU tetap masuk kerja seperti biasa. Tanpa libur dan cuti," tutur Ketua KPU Sragen Ngatmin Abbas saat dimintai konfirmasi, kemarin.

Hal itu dilakukan mengingat Komisioner KPU dan Sekretariat KPU menghadapi pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Serentak 2018 dan Pemilu Serentak 2019 sesuai tahapan dan jadwal yang ditetapkan. "Sehingga KPU RI memutuskan pada hari libur nasional, ketua, anggota KPU, dan pegawai sekretariat KPU tetap masuk kerja untuk melaksanakan tahapan sesuai jadwal," tutur Ngatmin Abbas.

Ngatmin Abbas mengatakan, jika ada anggota KPU dan pegawai Sekretariat KPU ingin sungkeman dengan orang tua atau bertemu dengan keluarga akan diatur secara bergiliran. "Tapi yang jelas, kondisi Kantor KPU tetap siaga dan banyak pegawai sekretariat KPU dan anggota KPU yang ngantor," tuturnya.

Dikatakan, pada 17 Juni nanti, KPU Sragen menggelar rapat pleno Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pemilu 2019. Rapat dilakukan sebelum menetapkan DPS menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Persiapan Beres

Terkait adanya persiapan Pilkada Serentak, Ngatmin Abbas mengatakan, kalau persiapan KPU Sragen sudah beres. Dikatakan, logistik di luar kotak suara, seperti salinan DPT dan formulir model C6 sudah diturunkan ke PPK untuk mengisi nama-nama yang akan memberikan suara. Selain itu, logistik seperti surat suara, tinta, alat coblos, dan bantalan sudah masuk dalam kotak suara, sudah dikunci dan disegel. Logistik itu kini disimpan dalam gudang yang dijaga."Kotak berisi logistik pemilu itu siap dikirimkan ke 1.674 TPS di Kabupaten Sragen," tutur Ngatmin Abbas.

Dikatakan, di Sragen tercatat ada 763.367 pemilih, terdiri atas pemilih laki-laki 377.144 dan pemilih perempuan 386.223. Disebutkan, partisipasi masyarakat sangat penting dalam pelaksanaan pemilu, sehingga Ngatmin Abbas berharap masyarakat bisa datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya.(nin-51)


Berita Terkait
Komentar