Mudik Bareng Cerminkan Kerja Sama

MUDIK yang tiap tahun dilaksanakan masyarakat Indonesia bukanlah milik individu, melainkan sudah menjadi hajat besar bangsa yang melibatkan banyak pihak. Kesuksesannya hanya dapat dicapai lewat kerja sama pemerintah, operator transportasi, dan masyarakat sesuai dengan motto ”Mudik Bareng Guyub Rukun”.

Program itu bagian dari ”Mudik Bareng BUMN 2018” sebagai amanah Presiden Joko Widodo. Dengan demikian, jutaan warga masyarakat yang mudik menggunakan aneka moda bisa melaksanakan secara selamat, aman, dan nyaman.

Demikian diungkapkan oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso saat bersama Direktur Utama Angkasa Pura 1 Faik Fahmi melepas mudik gratis yang dilakukan BUMN itu di Kemayoran, Jakarta, Senin lalu.

Agus mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Angkasa Pura 1 yang notabene operator penerbangan, namun melakukan mudik gratis menggunakan bus besar melalui jalan darat. ”Ini kegiatan sangat bagus dan mencerminkan kerja sama yang baik oleh operator antarmoda, yaitu darat dan udara.

Bus-bus besar ini akan menurunkan frekuensi perjalanan di jalan raya karena kapasitas angkutnya besar, sehingga lalu lintas menjadi lebih lancar,” ujar dia. Ada sekitar 2.000 pemudik yang diantar dengan 50 bus besar kelas eksekutif, sehingga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan selama perjalanan lebih terjaga.

”Saya mewakili pemerintah, Presiden, dan Menteri Perhubungan menyampaikan terima kasih atas kelancaran transportasi yang disumbangkan oleh Angkasa Pura 1. Presiden juga menyampaikan selamat jalan, selamat berkumpul dengan sanak keluarga handai taulan. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tutur Agus.

”Mudik Bareng BUMN 2018” melayani rute jalur darat Jakarta-Semarang (jalur utara), Jakarta-Solo (jalur utara), dan Jakarta-Yogyakarta (jalur selatan). Pemudik diberangkatkan dengan 50 bus dan dibagi dalam dua tahap pemberangkatan, yaitu 9 dan 11 Juni 2018. Pemberangkatan tahap pertama dilepas oleh Menteri BUMN Rini Soemarno di Ancol bersama dengan BUMN-BUMN lainnya.

Pendaftaran program mudik gratis dimulai sejak 23 April dan ditutup 25 Mei 2018. Angkasa Pura Airports menyediakan 50 bus kelas eksekutif dengan standar aman dan layak jalan. Bus dilengkapi berbagai fasilitas, yakni TV, karaoke, musik, AC, makanan kecil, obat, tshirt, topi, souvenir, dan toilet.

Pemudik juga diproteksi asuransi jiwa. ”Mudik Bareng BUMN 2018” merupakan penyelenggaraan kali keempat oleh Kementerian BUMN yang melibatkan 62 BUMN dengan 177 kota tujuan baik di wilayah barat maupun timur Indonesia. Jumlah pemudik yang ikut dalam ”Mudik Bareng BUMN 2018” meningkat menjadi 206.209 pemudik atau naik 74,43 persen dari tahun lalu 118.220 pemudik. Kota tujuan bertambah menjadi 108 dari sebelumnya 84. (Budi Nugraha-18)