Jembatan Kaca Pertama di Jateng Dibuka

SM/Dian Aprilianingrum  -  BERFOTO DI JEMBATAN KACA : Pengunjung berfoto di Jembatan Kaca ”The Edge” Caping Park Baturraden, kemarin. (52)
SM/Dian Aprilianingrum - BERFOTO DI JEMBATAN KACA : Pengunjung berfoto di Jembatan Kaca ”The Edge” Caping Park Baturraden, kemarin. (52)

BATURRADEN - Jembatan kaca pertama di Jawa Tengah dibuka di objek wisata Caping Park, Baturraden, Jumat (1/6). Jembatan sepanjang 17 meter ini diberi nama ”The Edge”.

General Manager Caping Park, Prayitno mengatakan, jembatan kaca dengan panjang 17 meter dan lebar 2,5 meter ini, menjadi ikon Caping Park yang mengusung konsep taman edukasi.

Kaca yang digunakan untuk The Edge adalah jenis kaca Laminated Decorative Glass dengan tebal 8 milimeter yang diimpor dari China.

”Kaca ini ada lapisan khususnya, jadi kalau diinjak tidak akan pecah,” kata Prayit ketika ditemui di area Caping Park, Jumat (1/6).

Meski demikian, sambung dia, pengelola Caping Park tetap membatasi jumlah pengunjung yang hendak naik ke jembatan kaca tersebut. Menurut Prayit, maksimal hanya delapan orang yang boleh naik secara bersamaan.

Jembatan kaca merupakan ikon yang menjadi daya tarik wisata tersendiri, dari atas jembatan, pengunjung bisa menikmati pemandangan Kota Purwokerto di sebelah selatan dan Gunung Slamet di sebelah utara.

Di Indonesia baru ada tiga tempat yang memiliki jembatan kaca seperti di Caping Park. ”Setahu saya baru ada di Malang, Tana Toraja dan Gunung Kidul. Tapi spesifikasi kaca yang digunakan berbeda-beda,” tutur Prayit.

Selain jembatan kaca atau The Edge yang menjadi ikon, sejumlah program wisata berlokasi di Jalan Raya Baturraden Barat Kilometer 8, Desa Kebumen, Kecamatan Baturraden, Banyumas sudah disiapkan.

Kawasan ini dilengkapi dengan beberapa spot yang menarik untuk selfie, taman bunga, kafe, kebun binatang mini, taman bermain, arena festival, teater outdoor dan beragam fasilitas lainnya.

”Ada beberapa paket wisata yang kami siapkan dengan konsep Bermain, Berlibur dan Belajar Bersama Sahabat Caping,” kata Prayit.

Camat Baturraden, Budi Nugroho mengatakan, hadirnya objek wisata baru di kawasan Baturraden ini tentu akan memperkaya ragam wisata Banyumas.

Dia berharap, destinasi tersebut dapat mendatangkan manfaat bagi masyarakat setempat. ”Masyarakat juga harus siap melayani wisatawan yang datang.

Kami bersyukur, sekarang semakin banyak investasi di bidang wisata. Semakin bertambahnya objek maka masyarakat juga harus siap untuk menjadi pelaku wisata,” kata dia. (K35-52)


Baca Juga
Komentar