Empat Siswa Salatiga Diundang ke Jerman

SALATIGA - Gubernur Hamburg Jerman mengundang pelajar Salatiga mengikuti pertukaran pelajar dan budaya, serta berkunjung ke sejumlah industri strategis di Jerman. Undangan tersebut dimanfaatkan empat pelajar SMAKristen I Salatiga dengan mengikuti program yang dinamakan ‘’Edu Trip 2018 ke Jerman’’. Mereka tidak hanya membawa nama baik SMA Kristen 1 Salatiga, tetapi juga nama Kota Salatiga dan Indonesia.

Hal itu diungkapkan Kepala SMA Kristen 1 Salatiga, Dra Kriswinarti ketika mengantarkan siswanya beraudiensi dengan Ketua DPRD Kota Salatiga Teddy Sulistio di ruang kerjanya, Senin (21/5) siang. ‘’Edu Trip 2018 ke Jerman ini merupakan kebanggaan bagi Kota Salatiga karena kami (SMA Kristen 1) akan membawa misi pertukaran pelajar dan budaya ke Jerman,’’ kata Kriswinarti.

Karena merupakan undangan Gubernur Hambur, kata Kriswinarti, maka siswa asal Salatiga tidak hanya mengikuti pertukaran pelajar, tetapi juga diperbolehkan mengunjungi sejumlah industri strategis milik Jerman. Salah satunya adalah industri pesawat terbang Airbus. Biasanya industri tersebut sulit ditembus warga negara asing yang masuk ke Jerman. Tetapi karena kegiatan itu atas undangan Pemerintah Jerman, maka siswa mendapat kesempatan langka dengan mengunjungi sejumlah industri strategis. Siswa SMAKristen 1 yang mendapatkan kesempatan belajar di Jerman itu adalah Abhinando Indraputra Amaro,Aaron Berliano Handoko, Rafael Laksamana Gemilang, dan Niluh Ayu Ade Akila.

Kegiatan yang dipusatkan di Gymnasium Ohlstedt (SMA) Hamburg itu, mereka akan presentasi dan seminar pendidikan. ‘’Kami mengadakan audiensi kepada Ketua DPRD Teddy Sulistio memohon arahan, pembinaan, dan pembekalan kepada siswa kami,’’ungkap Kriswinarti.

Ketua DPRD Teddy Sulistio menerangkan, program tersebut sangat didukung karena mengenalkan Kota Salatiga di mata dunia (Jerman). Namun kegiatan itu terganjal biaya sehingga tidak semua siswa bisa ikut, sebab biaya ditanggung orang tua masing-masing. Ke depan Pemkot Salatiga perlu menganggarkan biaya untuk membantu siswa tidak mampu agar bisa ikut dalam program tersebut. (H2-61)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar