12 Titik Jalur KA Rawan Longsor

SEMARANG - Setidaknya terdapat 12 titik jalur kereta api (KA) di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang yang rawan longsor dan banjir. Satu di antaranya berada di jalur antara Stasiun Karangsono-Gundih, Kabupaten Grobogan.

Kepala PT KAI Daop 4 Semarang, Dwi Erni Ratnawati menyatakan, langkah antisipasi dengan melakukan perbaikan dan penguatan pondasi badan rel. Selain itu, dilakukan penambahan tenaga pemeriksa jalur rel atau Petugas Penilik Jalur (PPJ) rel ekstra.

”Kami memeriksa mulai kondisi fasilitas stasiun, kebersihan, kondisi jalur rel dan jembatan, sarana kereta hingga kesiapan para personil di lapangan,” kata Dwi saat melaksanakan kegiatan inspeksi di Cepu, Kabupaten Blora, Rabu (16/5).

Inspeksi tersebut dilakukan di jalur rel antara Stasiun Cepu, Kabupaten Blora, sampai Stasiun Brumbung, Kabupaten Demak.

Jalur rel sepanjang 125,263 kilometer itu terbentang di 16 stasiun dari total 44 stasiun yang menjadi wilayah operasional PT KAI Daop 4 Semarang. Pemeriksaan atau pemantauan ini sekaligus sebagai persiapan menghadapi masa angkutan Lebaran 2018.

Meningkat

”Sarana dan prasarana yang prima merupakan syarat mutlak dalam upaya memberikan layanan terbaik kepada para penumpang selama masa angkutan Lebaran,” imbuhnya. Pihaknya memperkirakan, selama arus mudik dan balik tahun ini, jumlah pengguna jasa layanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang mencapai 462.923 orang.

Jumlah itu mengalami peningkatan sebesar 4,6 persen dibanding 2017 yang mencapai 444.659 orang. ”Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 13 Juni 2018 sebesar 21.775 penumpang.

Sedangkan arus balik diperkirakan terjadi tiga hari setelah Idul Fitri, sebanyak 27.876 orang,” sebutnya. Adapun untuk titik perlintasan, PT KAI Daop 4 akan menambah petugas penjaga perlintasan atau Juru Penjaga Lintasan (JPL) sebanyak 119 petugas.

Saat ini, total ada 512 titik perlintasan di wilayah Daop 4 Semarang. Sebanyak 76 titik di antaranya dijaga petugas KAI serta 33 titik dijaga Dinas Perhubungan atau swasta. ”Ada 25 titik fly over atau underpass, dan 378 titik tidak terjaga.

Maka, kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melintas di perlintasan jalur rel agar mematuhi rambu lalu lintas. Palang pintu dan petugas hanyalah alat bantu keamanan,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto. (ftp-31)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar