Rp 3 Miliar Diberikan kepada Ahli Waris

SUKOHARJO - Sebanyak 1.077 ahli waris warga miskin yang meninggal menerima santunan kematian dari Pemkab Sukoharjo di Pendapa Graha Satya Praja, Setda Sukoharjo, kemarin.

Santunan yang dicairkan merupakan ahli waris yang keluarganya meninggal periode September-Desember 2017. Nominal dana santunan kematian yang dicairkan sekitar Rp 3 miliar.

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo Sarmadi mengatakan, nilai santunan yang diberikan sebesar Rp 3 juta per orang dan itu terbesar di Indonesia. Menurut dia, Pemkab tetap berkomitmen untuk memberikan santunan kematian pada warga miskin yang meninggal dengan harapan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. ”Santunan kematian yang diserahkan merupakan bantuan sosial uang duka yang diberikan pada warga miskin yang telah mengajukan surat permohonan bantuan uang duka. Berkas yang disampaikan oleh ahli waris lantas diverifikasi kebenarannya oleh Dinsos. Jika data sudah sesuai, barulah santunan dicairkan ke Badan Keuangan Daerah (BKD),” jelas Sarmadi.

Dari 1.077 penerima tersebut, kata dia, terdiri dari Kecamatan Weru 115 penerima, Bulu 89 penerima, Tawangsari 100 penerima, Sukoharjo 76 penerima, Mojolaban 88 penerima, Bendosari 75 penerima, Polokarto 97 penerima, Grogol 105 penerima, Baki 73 penerima, Gatak 73 penerima, Kartasura 86 penerima, dan Kecamatan Nguter 100 penerima. ”Sejak santunan kematian digulirkan tahun 2011 lalu, hingga saat ini total dana yang dicairkan mencapai Rp51,787 miliar,” jelasnya.

Program Unggulan

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya menyampaikan, program santunan kematian merupakan program unggulan Pemkab Sukoharjo. Untuk itu, tiap tahun dipastikan akan selalu ada. Namun, karena ada aturan yang berbeda, uang duka tidak bisa cair begitu warga miskin meninggal. Sebab data warga miskin harus jelas nama dan alamatnya. ”Pencairan dana digabung dalam beberapa bulan sekaligus karena dibutuhkan verifikasi dan proses pencairan yang membutuhkan waktu. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir uang duka tidak akan cair. Nominal uang duka Rp 3 juta diterima utuh tanpa potongan,” tegas Bupati.

Bupati berharap, uang tersebut benar-benar dimanfaatkan warga untuk kepentingan yang benar. Sebab tujuan utama pemberian santunan itu adalah untuk meringankan beban warga, khususnya warga miskin. (H46-62)

 


Berita Terkait