Keteladanan Sultan Agung Dipawaikan

SM/Hari Santoso : PAWAI RAMADAN: Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung menggelar pawai Ramadan di kawasan Jalan Raya Kaligawe, kemarin. (22)
SM/Hari Santoso : PAWAI RAMADAN: Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung menggelar pawai Ramadan di kawasan Jalan Raya Kaligawe, kemarin. (22)

GENUK- Lebih dari dua ribu orang mengenang pawai keteladanan Sultan Agung Hanyokrokusumo dalam perayaan menyambut bulan Ramadan 1439 H, Rabu (16/5). Raja Mataram Islam itu dinilai sebagai tokoh yang kukuh menegakkan siar Islam. Selain tanpa kompromi terhadap aksi kolonialisme, Sultan yang semasa mudanya bernama, Raden Mas Rangsang ini juga membuat karya menyempurnakan kalender Islam pada masa pemerintahannya.

Dia menyiapkan ribuan pasukan melawan penindasan imperialisme yang saat itu bercokol di Batavia. ’’Karenanya, sosok raja besar ini kami hidupkan dalam pawai tarhib jelang bulan suci Ramadan. Dia jelas tidak hanya sebagai figur yang tegas menentang penindasan, namun juga sangat mencintai Islam,’’ tutur Rektor Unissula, Prabowo Setiyawan PhD, di sela pawai tarhib di Jalan Raya Kaligawe, kemarin.

Kegiatan itu didukung pelajar, guru, mahasiswa, dosen, dokter, perawat, dan karyawan di bawah naungan Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA).

Prabowo menambahkan umat Islam tak boleh melupakan jasa pahlawan maupun alim ulama yang telah berkorban untuk seluruh rakyat. Keteladanan mereka harus dikenang dari masa ke masa.

Ketua panitia, Hasanudin menambahkan, sedikitnya 2.130 orang hadir dalam forum menyambut kedatangan bulan penuh berkah ini. Ketua YBWSA, Hasan Thoha Putra mengingatkan acara tahunan ini harus menjadi pemicu untuk menjalankan Ramadan tahun ini dengan baik dan maksimal. Puasa, beramal saleh, dan mengekang nafsu.(H41-22)