Ribuan Botol Miras Dimusnahkan

SM/M Syarif SW - MIRAS DIMUSNAHKAN : Berbagai jenis minuman keras dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan wales di halaman Polres Banjarnegara, kemarin. (52)
SM/M Syarif SW - MIRAS DIMUSNAHKAN : Berbagai jenis minuman keras dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan wales di halaman Polres Banjarnegara, kemarin. (52)

BANJARNEGARA - Sebanyak 1.300 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan 850 liter ciu serta tuak hasil Operasi Cipta Kondisi 2018 dimusnahkan di halaman Polres Banjarnegara, kemarin. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memberantas penyakit masyarakat serta cipta kondisi menyambut bulan suci Ramadan.

Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei, mengatakan melalui KKYD (Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan) selama satu setengah bulan, pihaknya berhasil mengamankan ribuan botol miras dari sejumlah penjual.

Miras yang merupakan barang bukti ini sebagian sudah dimusnahkan terlebih dahulu, karena ada yang meledak ketika disimpan dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. ”Sisanya kami musnahkan hari ini,” ujarnya.

Kepolisian bekerja sama dengan beberapa pihak melakukan operasi cipta kondisi untuk memberantas miras. Pemberantasan penyakit masyarakat harus dilakukan secara intensif agar tidak merugikan masyarakat apalagi sampai jatuh korban. ”Miras sudah masuk ke generasi muda. Tanggung jawab kita untuk menyelamatkan anak-anak muda ini.

Apabila generasi muda mengonsumsi miras, maka otak dan perilaku serta pendidikan mereka akan rusak. Terlebih bila mengonsumsi oplosan, dapat membahayakan jiwa,” katanya. Memasuki bulan Ramadan polres akan tetap melakukan operasi pemberantasan miras ditambah dengan sasaran lain yakni petasan serta bahan peledak.

”Mercon atau kembang api tak berizin akan kami lakukan penyitaan. Jika penjual memiliki izinnya maka kami hanya akan melakukan pengawasan. Peran masyarakat sangat kami butuhkan untuk memberikan informasi tentang ini,” ujarnya.

Kapolres juga menghimbau agar tidak ada yang melakukan sweeping tanpa koordinasi dengan pihak terkait maupun kepolisian. ”Jangan bergerak sendiri melakukan dengan cara-cara yang tidak baik. Komunikasikan dengan aparat atau kepolisian untuk bersama-sama melakukan langkah yang lebih persuasif,” tuturnya.

Wakil Bupati Banjarnegara, Syamsudin memberikan apresiasi kepada Polres Banjarnegara yang telah melakukan langkah penting untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya miras. Hal itu langkah nyata dari sinergi yang dibangun bersama dengan pihak-pihak terkait. ”Terima kasih kepada Polres Banjarnegara dan pihak-pihak yang membantu terlaksananya kegiatan ini.

Tetap konsisten melakukan upaya penyelamatan masyarakat khususnya yang ada di Banjarnegara,” katanya. Keberadaan miras menurutnya bisa mengganggu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Banjarnegara karena dapat merusak pendidikan dan kesehatan masyarakat. (H25-52)


Baca Juga