Agnez Mo Lebih Pilih Artistik

JAKARTA - Di penghujung tahun 2017 lalu, penyanyi Agnez Mo merilis album bertajuk X. Termasuk di dalamnya terdapat single ”Long As I Get Paid”.

Dalam jumpa pers acara konser Clear Ayo Indonesia Bisa, Agnez Mo mengaku, ketika menggarap albumnya, ia sempat mengalami dilema mana yang harus ia pilih, antara segi artistik atau komersil. ”Sebenarnya the biggest struggle itu lebih ke depend on my self, memilih antara seni atau komersial,” akunya.

Pada akhirnya, ketika albumnya hendak dirilis, ia pun memiliki untuk memenangkan apa yang dianggapnya artistik. Hal tersebut dilakukan Agnez Mo karena tak ingin membuat apa yang dicintainya dari dunia musik hilang demi kontrak label belaka.

”Saya memilih seni. Karena itu yang membuat saya cinta sama dunia musik pertama kalinya, jadi nggak ingin sampai alasan saya pertama kali cinta sama musik hilang gara-gara komersil,” jawabnya.

Agnez Mo pun mengenang, hal yang sama sempat terjadi ketika pertama kali merintis karier internasionalnya, ada sebuah perusahaan rekaman yang mencoba mengatur arah musiknya, alasannya karena ia berasal dari Asia sehingga dianggap cocok dengan jenis musik tertentu.

Ia pun akhirnya menolak tawaran dari label rekaman tersebut karena jenis musik yang ditawarkan padanya bukanlah yang ia sukai dari hati. ”Waktu ngelihat 'Oh asia nih, harus lagu yang kayak gini' sementara itu saya nggak kepingin menjual soul saya hanya karena ingin dikontrak label,” kisahnya. (dtc-53)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar