Hadirkan Tujuh Kuliner Legendaris

SM/Dini Failasufa  -  PENGUNJUNG menjajal kuliner di booth kuilner legendaris di sisi timur Auditorium Imam Bardjo Undip, Pleburan, selama acara SMCA berlangsung hingga kemarin. (22)
SM/Dini Failasufa - PENGUNJUNG menjajal kuliner di booth kuilner legendaris di sisi timur Auditorium Imam Bardjo Undip, Pleburan, selama acara SMCA berlangsung hingga kemarin. (22)

SEMARANG - Sebanyak tujuh kuliner legendaris dihadirkan dalam acara Suara Merdeka Community Award (SMCA) 2018 di Auditorium Imam Barjo, Undip Peleburan, Jumat-Sabtu (11-12/5). Pada kesempatan itu disediakan informasi tentang kuliner tersebut.

Selain itu, disediakan makanan untuk dicicipi pengunjung. Kuliner tersebut, antara lain Pisang Plenet Pak Toerdi di Jalan Pemuda. Usaha itu didirikan pada 1952 oleh Djafar.

Saat ini dikelola Toerdi dengan waktu buka Selasa- Minggu pukul 12.00-23.00. ”Ada enam rasa, yaitu mentega, gula halus, cokelat, selai nanas, keju, dan susu cokelat,” kata Yanis Ismiyosi di Auditorium Imam Barjo Undip Peleburan.

Cicit dari Pak Toerdi ini mengungkapkan, pisang yang digunakan adalah jenis kepok. Selain rasa dan tekstur, pisang tersebut tidak mudah rusak saat dibakar. Tahapannya, pisang dikupas kemudian dibakar.

Setelah itu, diplenet atau ditumbuk hingga pipih. Pisang yang sudah berbentuk lembaran itu diolesi rasa sesuai pesanan. ”Membakarnya menggunakan arang. Itu berpengaruh pada rasa. Satu porsi lima lembar seharga Rp 10 ribu.

Bisa satu rasa, bisa juga beberapa rasa,” terangnya. Selanjutnya, ada Es Puter Conglik, Jalan KH Ahmad Dahlan, didirikan oleh Sukimin pada 1984 dan dikelola Imam Suwarlo, buka setiap hari pukul 19.00-23.00.

Selain itu, Mayung Bu Fat, Jalan Aribka RT 3 RW 12, mulai buka pada 1969, saat ini dikelola oleh Agus, buka setiap hari pukul 07.00-21.00. Ada pula Bandeng Juwana Eirina, Jalan Pandanaran No 57 yang sejak 1981 didirikan dan dikelola oleh dr Daniel Nugroho.

Hingga kini buka setiap hari pukul 06.30-23.00. Kemudian Bandeng Presto, Jalan Pandanaran No 67-69, didirikan oleh Hanna Budi Mulya pada 1977, saat ini dikelola Christika, buka setiap hari pulul 06.30-22.00.

Kuliner legendaris ini juga menghadirkan restoran dan kafe yang saat ini banyak digemari, yakni Goodfellas, Jalan Gajahmungkur Selatan No 11 yang didirikan Wisaya Dahlan pada 2015, saat ini dikelola Dian Sarwono, buka setiap hari pukul 10.00-24.00. Serta Strada Coffee Jalan S Parman No 47A, didirikan oleh Evani Jesslyn pada 2012, dikelola Maya.

Buka setiap hari pukul 10.00 - 22.00. ”Kami hadirkan supaya kuliner legendaris tersebut semakin dikenal dan untuk diapresiasi. Pada acara ini bermacam komunitas hadir, tentu anggotanya dari berbagai kalangan,” kata Manager Marketing Communication Suara Merdeka Network, Neni Kardiana. (res, dni,akv-22)