PSIM Diminta Bermain Lepas

Tantang PSBS Biak

YOGYAKARTA - Berkekuatan 16 pemain, skuad PSIM Yogyakarta bertolak ke Tanah Papua semalam (4/5) untuk melakoni laga pekan ketiga Liga 2 melawan PSBS Biak, Minggu (6/5).

Melawan tuan rumah, skuad Laskar Mataram diminta untuk bermain lepas. ”Kami melihat lebih ke psikis pemain. Kami push agar mereka tidak terlalu terbebani, beban itu coba kami hilangkan.

Tim akan melakukan pendekatan dan berikan pengertian, jadi bisa lebih lepas dalam bermain,” kata Manajer PSIM Erwan Hendarwanto, kemarin.

Setelah pertandingan melawan Mojokerto Putra pada pekan kedua yang berakhir imbang tanpa gol, manajemen PSIM memang memberikan rehat bagi para pemain. Hal itu agar pemain bisa melepas ketegangan dan lebih fresh.

Sehingga dalam pertandingan-pertandingan selanjutnya bisa kembali muncul motivasi bermain. Selanjutnya, jika kondisi psikis dan mentalitas pemain sudah membaik, tinggal berjuang untuk bisa kembali menuai poin.

Terlebih pada laga home terakhirnya, Hendika Arga Permana cs gagal meraih tiga angka, maka perlu diupayakan di setiap laga harus terus meraih poin.

Poin Maksimal

”Di laga home tiga poin mutlak diamankan, sedangkan untuk away sebisa mungkin diupayakan minimal satu poin. Termasuk di Biak ini kalau bisa dapat poin maksimal,” imbuh pria sebelumnya menjadi pelatih kepala PSIM ini. Melawat ke Biak, PSIM berencana membawa 16 pemain.

Kemungkinan masih minus Ismail Haris dan Fachri Muslim yang terkendala kebugaran. Beruntung, PSIM sudah bisa memainkan Raymond Tauntu di posisi gelandang bertahan setelah terbebas dari hukuman kartu merah.

Disinggung terkait gambaran main Biak, tim pelatih yang berada di bawah komando Bona Simanjuntak sudah melakukan pengamatan.

Seperti mengandalkan kecepatan, ngotot dan daya juang maksimal. Melihat itu, pemain PSIM perlu antisipasi dan bermain kompak serta disiplin. ”Kami optimistis bisa mendapat hasil positif,” tandas Erwan. (K15-36)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar