Basis Data Pemkab Dinilai Lemah

PURWOREJO - Sekretaris Fraksi PKS DPRD Purworejo Ngadianto menilai basis data yang digunakan pemkab lemah.

Ia pun balik menanggapi pernyataan Kabag Humas Setda Pemkab Purworejo Agus Ari Setiyadi yang menyebut data makro laporan keterangan pertangungjawaban (LKPj) bupati 2017 diperoleh secara resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Kabag Humas Agus Ari sebelumnya mengklarifikasi tudingan penggunaan data LKPJ bupati 2017 yang dianggap usang oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Purworejo.

Agus Ari menjelaskan, data LKPj Kepala Daerah Akhir Tahun 2017 yang berisi masih berupa data 2016 diperoleh dari instansi yang berwenang dan memiliki keredibilitas dalam pengolahan data, yakni BPS.

Dan mekanisme yang dijalankan itu pun sudah benar serta berlangsung selama bertahuntahun. Ngadianto lantas membandingkan LKPj beberapa kabupaten yang mampu menyajikan data ekonomi makro terbaru, antara lain Kendal dan Batang.

"Caranya adalah mengajak BPS berkoordinasi secara reguler dan dilibatkan dalam program updating data oleh pemkab," jelasnya. Dengan adanya klarifikasi yang dilakukan Kabag Humas tersebut, justru kata Ngadianto menunjukkan kinerja Pemkab Purworejo lemah.

Evaluasi SKPD

Rekomendasi DPRD dijawab, kemudian akan ditindaklanjuti dan berkoordinasi dengan BPS agar pada tahun yang akan datang dapat menyajikan data sesuai rekomendasi DPRD.

Bukan dengan beralasan membela diri bahwa data BPS belum keluar. Di sisi lain, Ngadianto juga menyinggung pernyataan Kabag Humas Agus Ari yang dinilai memakai standar ganda.

Pihaknya pun mempertanyakan jika alasan data resmi belum keluar dari BPS, mengapa data Silpa 2017 sudah berani ditulis dalam LKPj 2017, padahal laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK belum diterima saat LKPj disampaikan.

Lebih lanjut, diperlukan kerja keras integrasi, terpadu dan berkelanjutan antar SKPD, sehingga terjadi sinergi dalam pembangunan di Purworejo.

Bupati pun harus mengevaluasi kinerja SKPD dan harus berani mencopot dan mengganti kepala OPD yang tidak mampu berlari untuk mencapai targettarget RPJMD. (K5-26)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar