PSIS Tularkan Pengalaman bagi U-19

SM/ M Alfi Makhsun  -  DIBAYANGI LAWAN : Gelandang PSIS Semarang, Tegar Infantrie (kanan) dibayangi pemain PSIS U-19 dalam laga latih tanding di lapangan Yayasan Terang Bangsa, Jumat (4/5) pagi. (29)
SM/ M Alfi Makhsun - DIBAYANGI LAWAN : Gelandang PSIS Semarang, Tegar Infantrie (kanan) dibayangi pemain PSIS U-19 dalam laga latih tanding di lapangan Yayasan Terang Bangsa, Jumat (4/5) pagi. (29)

SEMARANG - Skuad PSIS Semarang memberikan pengalaman bertanding berharga bagi junior mereka yakni PSIS U-19 dalam laga latih tanding di lapangan Yayasan Terang Bangsa, Jumat (4/5) pagi.

Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan tim senior 5-0. Gol Laskar Mahesa Jenar dicetak Petar Planic, Bruno Silva, Ibrahim Conteh, penalti Akhlidin Israilov, dan Bayu Nugroho.

Pelatih PSIS U-19, M Ridwan mengapresiasi kinerja pemainnya yang baru berkumpul tiga pekan di dua babak dari total 4x24 menit yang dimainkan dalam laga tersebut. Hasil laga memang tidak menjadi patokan mantan pemain tim nasional Indonesia ini.

‘’Saya mengapresiasi kinerja anak-anak yang mampu melakukan tekanan yang stabil kepada lawan di dua babak awal. Kondisi fisik mereka juga prima di setengah laga tersebut. Namun yang menjadi catatan saya ada penurunan di babak ketiga dan keempat.

Catatan-catatan ini sangat berharga bagi saya untuk melakukan evaluasi dalam satu sampai dua hari setelah laga ini,’’kata Ridwan usai pertandingan. Catatan yang didapat Ridwan yakni pemain masih belum disiplin dalam melakukan zona markingalias pengawalan kepada pemain lawan di pos masing-masing dan covering pemain lain.

Ke depan pelatih berusia 37 tahun ini akan lebih intensif dalam menggelar uji coba agar ada perkembangan tim setiap pekan. ‘’Meski di awal babak tekanan cukup bagus tapi melambat dengan berjalannya laga.

Ini juga jadi catatan kami dan saya rasa cukup lumrah karena kami baru saja masuk program defending dalam pemusatan latihan. Ke depan kami juga akan masukkan materi build up serangan dan penyelesaian akhir setelah masalah di lini belakang sudah teratasi,’’ lanjut pria yang akrab disapa Tong Eng tersebut.

Penyelesaian Akhir

Sementara itu Pelatih PSIS, Vincenzo Alberto Annese tidak peduli dengan skor yang dihasilkan skuadnya dalam laga tersebut. Dia hanya menyoroti terkait penyelesaian akhir yang masih belum maksimal dari pemainnya. ‘’Kami sebenarnya bermain bagus.

Namun saya tidak ingin membahas hasil. Meski kami mencetak lima gol, ada enam hingga tujuh peluang yang belum tepat sasaran dalam latihan bersama tim junior ini. Ini akan terus menjadi perhatian saya sebelum melawan Persela Lamongan,’’kata Vincenzo.

Mantan pelatih Bachem United di Liga Ghana ini juga masih ingin pemainnya melakukan pressing lebih kuat kepada lawan. Juga konsentrasi di 20 menit akhir pertandingan juga dia rasa perlu ditingkatkan. Sebab gol-gol lawan hingga pekan ketujuh sering terjadi di akhir-akhir pertandingan.

‘’Pemain harus terus bisa meningkatkan apa yang saya instruksikan. Sebab lawan saya lihat tidak sembarangan. Mereka meraih kemenangan di Makassar beberapa waktu lalu. Mereka punya hasil tandang yang bagus,’’ tandas Vincenzo. (mam,H85-29)


Baca Juga
Loading...
Komentar