NaoBun Akuisisi Dua Komik

NAOBUN Project, agensi properti intelektual, mengembangkan usaha dengan mengakuisisi dua komik. Itulah komik Mera Puti Emas karya komikus Kathrinna Rakhmavika dan Komik Ga Jelas: Because Science! yang merupakan lini turunan Komik Ga Jelas karya Jasmine Surkatty.

Akuisisi itu akan diumumkan pada pameran ”We Are NaoBun Project” di Japan Foundation, Jakarta, 6-13 Mei. Saat itulah, perusahaan start up tersebut juga bakal memperkenalkan 13 judul yang mereka naungi.

”NaoBun Project amat selektif dalam mengembangkan karya. Setiap karya yang kami kembangkan harus memiliki semangat edukasi dan misi sosial yang kuat. Kami melihat Mera Puti Emas dan Komik Ga Jelas: Because Science! sangat mencerminkan kedua karakter itu,” kata Bonni Rambatan, CEO sekaligus mitra pendiri NaoBun Project, kemarin.

Mera Puti Emas berawal dari komik yang menceritakan petualangan Bawang Merah, Bawang Putih, dan Timun Mas. Kisah itu ada dalam sebuah dunia fantasi yang menggabungkan berbagai dongeng Nusantara.

Berbagai Lini

Di bawah pengelolaan NaoBun Project, Mera Puti Emas direncanakan dikembangkan ke berbagai lini, dimulai dari buku pendidikan. Adapun Komik Ga Jelas: Because Science! berisi konsep fisika dan astronomi yang dikemas dengan gaya komedi absurd khas Jasmine Surkatty.

Melalui NaoBun Project, komik itu akan menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi dan peneliti yang bergerak di bidang yang sesuai. NaoBun Project menaruh perhatian serius terhadap riset dan kemitraan antarorganisasi. Perusahaan itu kerap memberikan fasilitas perjalanan riset kepada para kreator.

Misalnya, ke hutan Kalimantan untuk judul ”Primate Peril” dan akses eksklusif ke Jakarta Fashion Week untuk ”Sofia: Fashion Investigations”. Setiap judul harus menghabiskan minimal enam bulan dalam proses pengembangan dan inkubasi agar berhasil secara maksimal.

”Pengalaman saya di industri film dan penerbitan novel menunjukkan, kualitas cerita akan meningkat secara signifikan jika kita menginvestasikan cukup waktu untuk menulis banyak draft dan meneliti. Industri komik belum banyak memakai pendekatan itu. Itulah yang hendak saya rintis di NaoBun Project,” ujar Bonni. (ant-44)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar