Mendagri Setujui SPAM Semarang Barat

Raperda Segera Disahkan

SEMARANG- Menteri Dalam Negeri, sudah menyetujui pembiayaan keuangan untuk SPAM Semarang Barat. Program ini juga sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Informasi tersebut disampaikan Ketua Pansus Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha dalam Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat, Joko Susilo, kemarin.

Dia mengatakan anggaran dari Pemerintah Pusat untuk proyek ini cukup besar, sekitar Rp 221 miliar. Selain itu agar memiliki payung hukum, belum lama ini Pemkot Semarang mengajukan Raperda tentang SPAM Semarang Barat.

Raperda tersebut sudah dibahas oleh DPRD dan sudah disetujui Kementerian Dalam Negeri. Pihaknya berharap Raperda tersebut dapat segera disahkan. ”Targetnya Mei ini raperda sudah bisa dilakukan pengesahan,” tegasnya.

Lanjut dia, program SPAM Semarang Barat dilaksanakan untuk memenuhi hak warga kota, agar dapat memenuhi kebutuhan pokok air minum. Karena itu DPRD Kota Semarang, mendukung percepatan pembangunan sistem penyediaan air minum tersebut. ”Ketersediaan infrastruktur air minum yang memadai berkesinambungan merupakan kebutuhan mendesak, dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya wilayah Semarang bagian barat,” kata dia, kemarin.

Dengan terpenuhinya kebutuhan warga kota, akan tercipta iklim investasi, untuk mendorong keikutsertaan badan usaha, dalam penyediaan infrastruktur sistem penyediaan air minum di Kota Semarang. Hal ini juga harus berdasarkan prinsip usaha yang sehat, melalui skema kerja sama pemerintah dengan badan usaha. Dalam pelaksanaannya, BUMD dalam hal ini PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, membutuhkan berbagai dukungan. Beberapa di antaranya adalah kontribusi fiskal, kontribusi non-fiskal, perizinan, penyediaan tanah, pembangunan unit distribusi, dan bentuk dukungan lain yang diperlukan.(H71-42)


Berita Terkait
Komentar