Daihatsu Jaring Tenaga Kerja Siap Pakai

Program Bagimu Guru Sambut Hardiknas

SM/Irawan Aryanto : PAKAIKAN TOPI : Corporation Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor Shinya Takeda memakaikan topi kepada murid SMK yang lolos perekrutan calon tenaga kerja.(18)
SM/Irawan Aryanto : PAKAIKAN TOPI : Corporation Planning and Communication Director PT Astra Daihatsu Motor Shinya Takeda memakaikan topi kepada murid SMK yang lolos perekrutan calon tenaga kerja.(18)

SEMARANG - PT Astra Daihatsu Motor berkomitmen menjaring tenaga kerja siap pakai sesuai kebutuhan industri dengan menyusun integrated curriculum dan menerapkan di seluruh SMK binaan.

Selain itu, memberi perhatian kepada guru melalui pembekalan mengenai digitalisasi kepada 1.000 guru SMK. Kepedulian Daihatsu terhadap dunia pendidikan nasional diimplementasikan lewat program ”Bagimu Guru” di SMK Negeri 7 Semarang, kemarin dan hari ini. Sejalan dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) pada pilar Pintar Bersama Daihatsu bersama Dinas Pendidikan di sejumlah provinsi, diharapkan berbagai upaya integrasi kurikulum bisa meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM).

Acara dibuka oleh Corporation Planning and Communication Director PTAstra Daihatsu Motor Shinya Takeda dan Joko Baroto, Human Resource Division Head. Selama dua hari acara diwarnai dengan digital expo, culinary expo, seminar, recruitment, test drive, serta donasi mesin untuk pembelajaran siswa SMK.

Hadir pula Vice CEO Suara Merdeka Network Eri Kuncoro yang juga menjadi pemateri seminar serta Director Sales & Communication Suara Merdeka Network Bambang Pulunggono. ”Dengan proses perekrutan ini, kami mencoba menciptakan peluang tenaga kerja dan dipilih yang memang benarbenar siap pakai untuk kebutuhan industri,” ujar Joko Baroto.

Kontribusi

Saat ini, ada 205 SMK binaan Daihatsu di seluruh Tanah Air yang diharapkan bisa memberikan kontribusi terhadap dunia industri dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Para guru, khususnya dari jurusan teknik kendaraan ringan (TKR) juga diberi materi pembelajaran memanfaatkan media digital yang saat ini banyak digunakan untuk murid generasi Z yang sudah jauh lebih melek teknologi.

Donasi mesin sebanyak 15 unit diberikan kepada berbagai SMK di Jateng, di antaranya SMK Bina Tunas Bhakti Juwana, SMK Muhammadiyah I Sukoharjo, SMK 1 Nusawungu Cilacap, SMK Tunas Harapan Pati, dan SMK Pancasila I Kutoarjo Purworejo. ”Kami berharap acara ini bisa memacu insan pendidikan, khususnya guru dan siswa SMK untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan SMK di tengah tantangan era yang serbadigital,” ungkap Anjar Rosjadi, Technical Service Executive Coordinator PTAstra Daihatsu Motor.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jateng Sulistyo berharap lebih banyak lagi industri yang membuka diri terhadap lulusan SMK supaya mereka bisa bekerja sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.

Di Jateng, menurut dia, ada 235 SMK negeri 1.348 swasta yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama sektor industri untuk membuka peluang kerja sama. ”Daihatsu sudah lama bekerjasama, dan kami sangat terbantu dengan upaya yang dilakukan.

Pendidikan saat ini harus menghasilkan calon tenaga kerja yang terampil dan untuk itu, di samping peralatan, kita membutuhkan SDM guru yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan berkompeten,” tandas Sulistyo. (J14-18)


Baca Juga
Tirto.ID
Loading...
Komentar