Tiga Gunungan Lengkapi Grebeg dan Kirab Merah Putih

BUTUH - Tiga gunungan yang berisi tumpeng dan hasil bumi melengkapi gelaran Grebeg Nusantara dan Kirab Merah Putih di Desa Tamansari, Kecamatan Butuh, Selasa (1/5).

Kegiatan yang digelar Dewan Majelis Dzikir Alkaromah bersama Banser Purworejo itu berlangsung semarak. Gunungan diarak oleh peserta kirab dari halaman SMK 6 Purworejo dengan menyusuri jalanjalan desa sejauh kurang lebih 3 kilometer dan finish di lapangan Desa Tamansari. Jajaran TNI, Polri, perwakilan ormas, pegiat seni serta ratusan siswa dari perwakilan sekolah se- Kecamatan Butuh ikut mengiringi dengan menampilkan berbagai kreasi seni. Sebelum kirab dilaksanakan, terlebih dulu digelar apel bersama dengan inspektur Dandim 0708 Purworejo Letkol Inf Muchlis Gasim.

Selanjutnya peserta kirab membaur bersama ribuan jamaah Alkaromah yang sudah memadati lapangan desa setempat. Mereka mengikuti istighosah serta pengajian akbar yang diisi langsung KH Gigik Kusiyaji atau yang lebih akrab disapa Abah Santri asal Sukorejo, Kendal. Ia yang juga pimpinan nasional istighosah Alkaromah juga memimpin prosesi ruwatan.

Datangkan Berkah

Ketua panitia Kiai Miftahul Birri, yang juga sebagai Ketua Jamaah Al Karomah Purworejo mengatakan, Grebeg Nusantara dan Kirab Merah Putih itu sebagai bentuk perwujudan cinta Tanah Air. “Adapun gunungan tumpeng itu dimaknai sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dan rezeki yang telah diberikan di dunia. Bukan untuk diperebutkan, namun tumpeng itu dimakan bersama, yang diyakini bisa mendatangkan berkah karena telah didoakan,” ujarnya.

Seperti tahun sebelumnya, kegiatan tersebut diisi istighosah dan pementasan kesenian kuda lumping serta pertunjukan wayang kulit semalam suntuk. Sekitar 10 ribu jamaah Alkaromah turut memadati lapangan Desa Tamansari untuk mengikuti istighosah yang digelar secara rutin tiap tahunya itu. Jamaah dari berbagai daerah pun antusias mengikuti rangkaian acara tersebut hingga usai. (K5-26)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar