Jembatan Srowol Dioperasikan

Penghubung Magelang-Kulonprogo

MUNGKID - Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Arie Setiadi Moerwanto direncakanan meresmikan Jembatan Srowol pada Kamis (3/5) ini. Setelah itu jembatan yang dibangun dengan biaya APBN sekitar Rp 6 miliar, dioperasikan untuk lalu lintas Borobudur- Kulonprogo atau sebagai jalur pintas Magelang-Borobudur. Untuk sementara kendaraan yang melintas Kali Pabelan di Srowol, Kecamatan Mungkid bisa dua jalur. Untuk sepeda motor bisa juga melalui jembatan gantung yang berada di arah hulu Kali Pabelan.

Kepala DPU-PR (Penataan Ruang) Kabupaten Magelang Heriyanto menjelaskan, Jembatan Srowol memiliki panjang 60 meter dan lebar 11 meter. adalah pengganti jembatan lama yang ambrol diterjang banjir lahar dingin paska erupsi Merapi 2010. Sebelum jembatan permanen itu dibangun, dibuat jembatan gantung untuk pengendara sepeda motor, kemudian cekdam yang dikreasi menjadi jembatan yang sifatnya sementara. “Jembatan Srowol baru untuk memperlancar arus kendaraan wisata dari bandara baru yang tengah dibangun di Kulonprogo ke Borobudur dan sebaliknya,” katanya, Rabu (2/5).

Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), Parjan, mengemukakan, jembatan tersebut dibangun dengan dana APBN 2017 oleh PTSempalan Jati dari Kudus yang bekerja sama dengan PT Arco Kurnia Pradana dari Magelang. Pengerjaan awal sempat tersendat karena ada perubahan desain yang disesuaikan dengan rekomendasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Termasuk keterlambatan pengiriman bantuan rangka jembatan dari pusat.(pr-26)


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar