Peningkatan Kualitas SDM Jadi Prioritas Pembangunan Jateng

SM/Bahar Ibnu H - SERAHKAN PENGHARGAAN: Plt Gubernur Heru Sudjatmoko menyerahkan penghargaan bagi insan pendidikan berprestasi pada peringatan Hardiknas tingkat Jawa Tengah di Alun-Alun Banjarnegara, Rabu (2/5).(24)
SM/Bahar Ibnu H - SERAHKAN PENGHARGAAN: Plt Gubernur Heru Sudjatmoko menyerahkan penghargaan bagi insan pendidikan berprestasi pada peringatan Hardiknas tingkat Jawa Tengah di Alun-Alun Banjarnegara, Rabu (2/5).(24)

BANJARNEGARA- Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu prioritas pembangunan Jawa Tengah. Hal itu dikatakan Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Jawa Tengah yang dipusatkan di Alun-Alun Banjarnegara, kemarin.

”Selain infrastruktur, prioritas pembangunan di Jawa Tengah saat ini adalah pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai pendidikan baik formal maupun informal,” ujar dia. Menurutnya, infrastruktur penting untuk mendukung akses ke berbagai bidang pembangunan.

Namun mulai tahun ini, pemerintah juga menekankan agar sumber daya manusia mendapat prioritas. Dengan sumber daya manusia berkualitas, tentu Jateng akan mempunyai daya saing terhadap daerah, bahkan negara lain. Persaingan yang bangsa ketat, harus dijawab dengan sumber daya manusia berkualitas.

”Selain pendidikan formal yang penting, pendidikan nonformal juga harus mendapat perhatian serius,” tandasnya. Selain itu, perlu didorong agar siswa pendidikan nonformal mempunyai skill baik dan produktif sehingga mampu bersaing di dunia kerja. Berdasar data, saat ini 60% tenaga kerja di Jateng hanya berpendidikan SD dan SMP. Karena itu, Pemprov Jateng mengingatkan arti penting peningkatan SDM untuk meningkatkan kapasitas siswa.

Prihatin

”Kita harus prihatin jika keterampilan tenaga kerja kita rendah. Sebab, mayoritas perusahaan menginginkan tenaga kerja yang mempunyai skill,” katanya. Sebuah perusahaan di Jawa Tengah misalnya, menurut Heru, kesulitan mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas. Padahal kebutuhan tenaga kerja di perusahaan tersebut cukup banyak.

Untuk mengatasinya, karena itu, Pemprov mendorong peningkatan fungsi dan peran balai latihan kerja (BLK). Program balai latihan kerja perlu diperbarui. Sementara itu, dalam peringatan Hardiknas 2018, Heru juga menyerahkan berbagai penghargaan secara simbolis kepada insan pendidikan berprestasi nasional dan internasional.

Selain itu, dia juga menyerahkan bantuan bagi siswa SMA, SMK, dan SLB yang kurang mampu, serta melepas siswa SMK Jateng yang direkrut PT Daihatsu. Hari Pendidikan Nasional Jawa Tengah juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti pameran pendidikan, aneka lomba kesenian, dan seminar pendidikan. (J3-41)


Berita Terkait
Loading...
Komentar