Mbangun Bareng Bupati Grobogan

Bupati Beri Apresiasi 16 Tenaga Pendidikan Berprestasi

GROBOGAN-Bupati Grobogan Sri Sumarni memberikan apresiasi kepada 16 tenaga pendidikan berprestasi di Kabupaten Grobogan, Rabu (2/5). Mereka meliputi 10 guru, dua pengawas, dua kepala sekolah, satu tenaga administrasi, dan satu tenaga perpustakaan.

Berbagai prestasi diraih keenam belas tenaga pendidikan tersebut, di antaranya lomba inovasi pembelajaran, olimpiade guru nasional, dan seleksi guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, tenaga administrasi dan pengelola perpustakaan terbaik tingkat Kabupaten Grobogan. Salah satu penerima penghargaan itu adalah Hendrik Hermawan.

Dia belum lama ini menjuarai lomba inovasi pembelajaran tingkat nasional. Atas prestasi tersebut, guru SDN 1 Wirosari diberi kesempatan untuk menimba ilmu sebagai siswa tamu di Belanda, selama dua pekan. Adapun penerima pengharagaan lain adalah guru mata pelajaran IPS SMP1 Purwodadi, Sulistyanto.

Dia menjuarai lomba Olimpiade Guru Nasional tingkat kabupaten dan provinsi. Dia diberi kesempatan untuk melanjutkan perjuangannya di kancah nasional. Rencananya Lomba Olimpiade Guru akan digelar pada 4-8 Mei di DíMax Hotel and Convention, Kabupaten Lombok Tengah.

Bersaing

Dia akan bersaing dengan guru-guru terbaik dari provinsi lain. ‘’Kami berharap mereka dapat menjadi contoh untuk membangun pendidikan di Kabupaten Grobogan. Dengan begitu, kami harapkan kualitas pendidikan di Grobogan dapat terdongkrak,’’ jelas Sri Sumarni seusai upacara Hari Pendidikan Nasional di Alunalun Purwodadi.

Pada kesempatan itu, Sri Sumarni juga menyampaikan sambutan Menteri Pendidikan. Dalam sambutan tersebut, dia menyatakan peringatan Hari Pendidikan Nasional harus dijadikan momen untuk muhasabah, mesu budi, atau refleksi terhadap usaha yang telah diperjuangkan di bidang pendidikan. ‘’Pada Hari Pendidikan Nasional 2018 ini, perlu merenung sejenak untuk menengok ke belakang, melihat apa yang telah dikerjakan, untuk kemudian bergegas melangkah ke depan guna menggapai cita-cita yang didambakan,’’ ujarnya.

Sementara itu, dalam upacara Hari Pendidikan Nasional 2018, Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan meluncurkan, buku ‘’Gempita: Gerakan Literasi Sekolah di Kabupaten Grobogan, Kumpulan Gagasan, Harapan, Rencana, dan Aksi’’. Buku yang disunting penulis, Badiatul Muchlisin Asti, itu dibagikan kepada tamu undangan. ‘’Ini sebagai bentuk sosialisasi sekaligus permohonan dukungan semua stakeholder untuk implementasi gerakan literasi di sekolah.

Buku tersebut sebagai wujud kontribusi kami untuk mendukung Grobogan sebagai kabupaten literasi yang dicanangkan Bupati pada 2016 lalu,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan Grobogan, Amin Hidayat. (zul-22)