Grand Syaikh Tekankan Pentingnya Persatuan

Beri Kuliah Umum di UMS

SUKOHARJO - Grand Syaikh Al-Azhar, Ahmed Mohamed Ahmed El-Tayeb memberi kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), meminta umat Islam lebih mementingkan persatuan.

Penekanan itu disampaikan Ahmed Mohamed pada forum yang dihadiri Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekretaris Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mukti, dan Rektor UMS, Sofyan Anif di gedung Siti Walidah, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Rabu (2/5). Menurut Ahmed Mohamed, Islam tidak mengajarkan tentang membedabedakan kelompok. ‘’Hidup yang sejuk. Jangan mudah mengafirkan orang.

Pentingkan persatuan,’’ungkap dia. Ulama berpengaruh di Mesir itu menjelaskan, Islam memberikan keleluasaan untuk memilih mazhab atau paham, baik itu mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, atau Hambali. Bahkan, dalam mazhab tersebut sudah jelas memiliki pendapat yang berbeda. Karena itu, dia berharap umat Islam menghargai perbedaan.

‘’Kami di Universitas Al-Azhar menghargai perbedaan,’’ katanya. Tidak hanya antara umat Islam. dia juga menceritakan soal hubungan antarumat beragama. Bagi Ahmed Mohamed, sepanjang masa umat Islam mengedepankan perdamaian.

Apalagi dalam firman-Nya, Allah menciptakan manusia bermacammacam suku dan bangsa, mengingat hubungan antarmanusia tidak hanya kerena agama saja, karena kemanusiaan. ‘’Keyakinan itu dalam hati. Kita semua memiliki keleluasaan untuk memilih keyakinan. Kita tidak bisa memengaruhi seseorang,’’katanya.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menambahkan, kehadiran Grand Syaikh kehormatan bagi Indonesia khususnya UMS. Kunjunganya senantiasa menyebarkan semangat wasatiyyah (keseimbangan dan keselarasan) Islam. Bahkan, dalam paparannya, tokoh Islam yang disegani dunia itu menghadirkan wajah Islam moderat melalui nilai-nilai perdamaian. ‘’Beliau menekankan semangat wasatiyyah Islam menebarkan kedamaian, kerukukan, dan keadilan di antara masyarakat yang majemuk,’’ungkap dia.

Rektor UMS, Sofyan Anif menjelaskan, kedatangan Grand Syaikh yang didampingi Rektor Univesitas Al-Azhar, Mesir, juga melakukan penandatanganan kerja sama antara dua perguruan tinggi tersebut. Dia berharap kerja sama itu membuka peluang lebar bagi mahasiswa UMS untuk melanjutkan studi di Al-Azhar Mesir. ‘’Ini peluang bagi mahasiswa untuk menggali ilmu di Al-Azhar,’’ujarnya. (H80-27)