Kepolisian Roma Jamin Keamanan Fans Liverpool

SM/dok  -  Sean Cox
SM/dok - Sean Cox

ROMA - Soal keamanan fans Liverpool di Roma menjadi sorotan menjelang semifinal leg kedua Liga Champions di Stadion Olimpico, Kamis (3/5) dini hari WIB.

Pada pertemuan pertama di Anfield, pekan lalu, seorang pendukung The Reds, Sean Cox, menjadi korban keganasan ultras Roma, dan kini berada dalam kondisi kritis.

Pada leg kedua, Liverpool mengalokasikan 5.000 tiket untuk fansnya yang ingin menonton langsung ke ibu kota Italia. Pihak Si Merah sebenarnya melarang suporternya ke Roma.

Namun, fans yang fanatik tetap pergi ke markas Giallorossi. Kepolisian Roma menjamin keselamatan fans The Reds. Mereka telah menyiapkan 1.200 personel. ”Kami terbiasa mengelola acara-acara seperti ini.

Kami bisa menjamin keamanan pendukung Liverpool jika mereka menghormati aturan,’’ujar Komisioner Ketertiban Publik Giorgio Luciani. ”Kami tidak meminta sesuatu yang istimewa, hanya meminta mereka menghormati peraturan saja,” imbuhnya.

Kepolisian mewajibkan mereka punya tiket. Fans Si Merah diminta bersikap kooperatif dengan tak mengibarkan syal atau memasang banner di ruang publik seperti monumen atau air mancur, serta tidak mabukmabukan.

Luciani menjelaskan, mereka harus dibekali tiket dan paspor atau kartu identitas. Ini satu-satunya cara untuk bisa masuk ke arena pertandingan. Tanpa tiket, mereka hanya boleh menonton laga di pub, bar, atau restoran.

”Ini tantangan yang berat, tapi yang penting bagi kami adalah bisa menikmati dan menjaga kota bagi warga, pendukung, dan untuk semua orang. Kami hanya ingin itu menjadi hari olahraga yang penting, tidak untuk hal yang lain,” tuturnya. (bbc,A7-17)


Baca Juga
Loading...
Komentar