Conto Ikut Lomba Desa Wisata Jateng

WONOGIRI - Kabupaten Wonogiri menjagokan Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, untuk maju ke lomba desa wisata tingkat Provinsi Jateng pada tahun ini. Desa tersebut dipilih karena mempunyai beberapa kelebihan dan ciri khas, yakni kerajinan akar wangi, janggelan, dan taman buah.

Selain itu, semangat warga untuk menghidupkan wisata sangat tinggi. Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Wonogiri Sentot Sujarwoko mengatakan, kerajinan akar wangi sudah lama berkembang di desa tersebut. "Kerajinan akar wangi diolah menjadi berbagai produk aksesori dan wadah," katanya, baru-baru ini.

Selain itu, Desa Conto juga merupakan produsen janggelan, sejenis tanaman yang diolah menjadi agar-agar hitam atau minuman cincau hitam. "Proses budidaya janggelan, pengolahan, sampai pembuatan minuman janggelan sebenarnya bisa dijadikan atraksi yang menarik untuk wisatawan," imbuhnya.

Menurutnya, warga setempat bersemangat mengembangkan potensi wisata desanya. Mereka menjadikan puncak Bukit Soko Langit di Dusun Nglarang menjadi objek wisata. Puncak bukit tersebut dilengkapi dengan menara pandang, gazebo, flying fox dan dikelilingi oleh taman buah. Mereka bahkan berencana membuat kolam renang di bukit tersebut.

Menurutnya, Desa Conto layak dijagokan ke lomba desa wisata karena mempunyai objek wisata riil, produk khas, dan warganya bersemangat membangun wisata. "Akan lebih bagus lagi jika diadakan festival janggelan dan akar wangi di desa itu," ujarnya.

Asef Indrianto, pemuda desa setempat, mengatakan, pihaknya bersiap menghadapi lomba dengan menata administrasi kelembagaan dan meningkatkan fasilitas wisata. "Kami akan membuat wahana-wahana baru, seperti river tubing untuk anak-anak di Sungai Dosini," katanya.

Tempat wisata Desa Conto telah ramai sejak awal tahun ini. Selama Januari lalu, jumlah pengunjung mencapai sekitar 3.700 orang, Februari 2.000 orang, dan Maret berkisar 1.500 orang. "Kalau liburan, pengunjung bisa di atas 3.000 orang," katanya.

Puncak Bukit Soko Langit berada di ketinggian lebih dari 1.000 meter dari permukaan laut (dpl). Pengunjung dapat melihat keindahan panorama alam wilayah Kecamatan Bulukerto hingga lereng Gunung Lawu selatan.

Adapun taman buah dilengkapi tanaman jeruk, jambu sukun, buah naga, rasberry, dan strawberry. "Rasberry bisa tumbuh bagus karena tempatnya tinggi dan sejuk," ujarnya. (J11-51)


Berita Terkait
Loading...
Komentar