Harga Daging Ayam Potong Naik Rp 1.000/Kg

SUKOHARJO - Dua minggu menjelang Ramadan, harga sembilan bahan pokok (sembako) naik, di antaranya harga daging ayam potong yang sebelumnya Rp 30 ribu/kg menjadi Rp 31 ribu/kg.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Sukoharjo Sutarmo mengaku, kenaikan yang menyasar pada salah satu barang kebutuhan itu tetap mendapat perhatian meskipun kenaikan hanya Rp 1.000/kg. Mengingat permintaan daging ayam potong saat Ramadan biasanya mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan hari-hari biasa. "Baru satu barang kebutuhan yang kami temukan harganya naik. Kami sudah meng-up date di papan elektrik di depan pasar," kata dia, Selasa (1/5).

Sutarmo mengungkapkan, kenaikan harga daging ayam potong tidak diikuti oleh kelangkaan barang di pasaran. Hal ini seperti terlihat pada saat pengecekan yang sudah dilakukan di sejumlah pasar besar di Kota Makmur, di antaranya di Pasar Kartasura, Kecamatan Kartasura, Pasar Telukan dan Grogol, Kecamatan Grogol, Pasar Ir Soekarno, Kecamatan Sukoharjo, dan Pasar Tawangsari, Kecamatan Tawangsari. "Stok barangnya melimpah. Jadi tidak ada masalah. Hanya harganya naik," ungkap dia.

Dia menuturkan, selain daging ayam potong, pihaknya juga memantau distribusi daging sapi, terutama di pasar-pasar yang berada di kawasan perbatasan dua daerah. Mengingat permintaan dari pembeli daging sapi saat Ramadan hingga Lebaran, juga mengalami lonjakan. Pada saat-saat tertentu selama Ramadan, pihaknya menyiapkan petugas untuk inspeksi mendadak. "Ya untuk memastikan distribusi aman, juga agar tidak ada daging glonggongan," terangnya.

Penjual daging ayam potong di kawasan Pasar Kleco, Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Lastri (53), membenarkan, harga daging ayam potong mengalami kenaikan. Namun kenaikan baru Rp 1.000/kg. Dia memastikan stok barang dari distributor tidak mengalami penyusutan. "Cuma harga dari distributor sudah naik," kata dia. (H80-51)


Berita Terkait
Komentar