Pedagang Klewer Diajak Manfaatkan Teknologi Online

Program Pengembangan Pedagang

SOLO - Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) mengajak pedagang di pasar tersebut untuk memanfaatkan teknologi online untuk mempromosikan barang dagangannya. ‘’Hal itu merupakan program yang akan kami lakukan kepada pedagang. Memang sudah ada beberapa pedagang memanfaatkan smartphone untuk berjualan. Melalui Aplikasi Facebook, Instagram dan media sosial lainnya,’’ ungkap ketua HPPK Tafip Harjono, Selasa (1/5).

Menurutnya pemanfaatan teknologi merupakan hal yang diperlukan bagi pelaku bisnis di era sekarang. Tidak hanya memanfaatkan lapak jualan yang ada di pasar, namun memanfaatkan lapak jualan berbasis online seperti toko online dan media sosial. Rencananya setiap blok nanti diberikan informasi terkait pemanfaatan teknologi yang ada. Mulai dari tahapannya, pengelolaannya hingga cara menjaga agar barang yang mereka jual bisa dikenal masyarakat dunia. ‘’Pedagang harus bisa melihat peluang dari sisi manapun.

Selain itu inovasi dalam melakukan promosi juga harus disiapkan. Karena itu kami ingin mengajak pelaku usaha di pasar itu untuk menggunakan kemudahan teknologi itu, agar tidak kalah saing dengan pelaku usaha lain,’’ ujarnya.

Tafip mengatakan, hal itu merupakan upaya meramaikan pasar sandang terbesar se Jawa Tengah tersebut. Walaupun sudah banyak dikenal masyarakat, promosi serta sosialisasi terhadap pasar itu harus gencar dilakukan.

Adakan Kegiatan

Dalam hal promosi, pihaknya telah merencanakan program kegiatan yang dilaksanakan di pasar tersebut. Selain itu komunikasi antara pedagang juga sudah dibentuk dengan memanfaatkan ketua block dan koordinator pasar. ‘’Kami mengajak stakehoder dari luar Pasar Klewer untuk meramaikan pasar yang pernah terbakar pada 2014 itu. Pada 2017 lalu, beberapa komunitas batik solo juga mengadakan event yang bekerja sama dengan pengurus. Jadi kegiatan seperti itu sebagai upaya menarik masyarakat domestik dan mancanegara berkunjung ke pasar tersebut,’’ jelasnya.

Sebagai bentuk wadah aspirasi pedagang terhadap keluhan dan masukan untuk Pemkot dan pengurus HPPK, ketua block diberikan amanah untuk mengelola dan mengkoordinir masukan dari tiap pedagang. Tidak menutup kemungkinan pedagang bisa menyampaikan langsung ke pengurus HPPK. ‘’Komunikasi itu harus berjalan dengan baik, maka kami membuka masukan serta kritik dari pedagang kepada pengurus. Namun dengan maksud mengembangkan Pasar Klewer itu, sehingga kenyamanan pedagang serta pembeli bisa lebih baik,’’kata dia.

Tafip menyatakan, radio Gapuro Kelewer yang ada di pasar tersebut menjadi sarana yang membantu untuk penyebaran informasi kepada pedagang. Sehingga pihaknya bakal mengajak seluruh organisasi yang berada dalam pasar Kklewer termasuk, Paguyuban Pedagang Kuliner Pasar Klewer di lantai tiga. (ihm-21)


Berita Terkait
Komentar