Dikejar Warga, Penjambret Bunuh Diri

AMANKAN MOTOR : Polisi mengamankan sepeda motor yang dibawa tersangka penjambretan HP, beberapa hari lalu. (59)
AMANKAN MOTOR : Polisi mengamankan sepeda motor yang dibawa tersangka penjambretan HP, beberapa hari lalu. (59)

MAGELANG - Peristiwa unik terjadi di wilayah hukum Polres Magelang, Minggu (29/4) lalu. Seorang pria yang diduga melakukan aksi penjambretan ponsel, memilih mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri setelah dikejar warga.

Kasubag Humas Polres Magelang, Iptu Tugimin mengatakan, diduga tersangka nekat melakukan aksi bunuh diri karena malu bercampur bingung. Ditegaskan, pada tubuh tersangka tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik.

”Tersangka HD (29) warga Desa Magersari, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, ketika ditemukan menggantung di pohon bambu menggunakan kain baju miliknya. Mungkin beban psikologis setelah kedapatan menjambret,” jelasnya, kemarin.

Diterangkan, kejadian ini bermula ketika tersangka berusaha menjampret ponsel korban R (17) warga Grabag, Kabupaten Magelang. Awalnya korban sedang berboncengan sepeda motor dengan temannya, RAS (20).

Sesampai Kampung Bolong Kulon, tepatnya di dekat jembatan Desa Tegalsari, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, korban dipepet seseorang yang berusaha merebut ponselnya. Kemudian tersangka berusaha kabur menuju ke Blabak dengan menggunakan sepeda motor Honda CB 150 R B-3244-FYF warna hitam.

Sekitar 500 meter dari tempat kejadian, tersangka mengalami kecalakaan dan sempat jatuh ke parit. Mengetahui hal itu korban pun menghampirinya dengan dibantu beberapa pengendara mobil yang melintas. Karena ketakutan tersangka melarikan diri menyusuri parit hingga akhirnya dikejar warga.

Kejadian mengejutkan, sekitar pukul 16.30 tersangka ditemukan gantung diri di Dusun Senden, Desa Tampir Wetan, Kecamatan Candimulyo. ”Jarak antara penemuan gantung diri dengan tempat kejadian penjambretan hanya sekitar 500 meter,” katanya.

Kapolsek Candimulyo, AKP Suharto menerangkan pihaknya terus melakukan pendalaman dan penyelidikan. Beberapa saat setelah kejadian jenazah tersangka dibawa ke Rumah Sakit Muntilan. (yon-59)


Berita Terkait
Loading...
Komentar