Pencemaran Sungai Tak Bisa Diatasi

Tercemar Limbah Tapioka

TERCEMAR LIMBAH : Alur kali kecil di tengah areal pertambakan di Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, Pati tercemar buangan air limbah tapioka dari daerah hulu. (43)
TERCEMAR LIMBAH : Alur kali kecil di tengah areal pertambakan di Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, Pati tercemar buangan air limbah tapioka dari daerah hulu. (43)

PATI - Beberapa alur kali di tengah-tengah areal pertambakan di sepanjang kawasan pantai wilayah Kecamatan Margoyoso, Pati, selama ini, tercemar air limbah buangan pabrik tapioka di kawasan hulu. Sampai sekarang, persoalan itu belum bisa di atasi.

Para petani tambak hanya bisa pasrah dan harus ekstra hati-hati jika hendak memanfaatkan air dari alur tersebut. Mereka harus bersabar menunggu air laut pasang, sehingga air limbah tapioka yang disebut lindur itu ikut terbawa ke hulu.

Salah satu alur kali dimaksud berada di tengah-tengah areal pertambakan Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, Pati.

Sudah bertahun-tahun, alur kali tersebut tercemar air limbah tapioka dari pabrik tepung ketela itu di Desa Mojoagung, Kecamatan Trangkil, Pati. ”Usaha yang mereka geluti adalah pembenihan, baik bandeng dan udang,” ujar seorang petani, Susanto (57).

Ditanya berkait hal itu, Camat Margoyoso, Rusman tidak mengelak. Pihaknya juga sudah mengecek ke Langgenharjo, termasuk melihat secara langsung kondisi muara alur kali itu yang benar-benar sempit dan dangkal. (ad-43)


Berita Terkait
Baca Juga
Komentar