Pedagang Galabo Malam Lega

Penataan Pedagang Jalan Mayor Sunaryo

SM/ M Ilham Baktora : NIKMATI SUASANA: Beberapa pembeli menikmati suasana malam makan di tengah jalan, di kawasan kuliner Galabo, Jalan Mayor Sunaryo, Solo, Senin (30/4).(21)
SM/ M Ilham Baktora : NIKMATI SUASANA: Beberapa pembeli menikmati suasana malam makan di tengah jalan, di kawasan kuliner Galabo, Jalan Mayor Sunaryo, Solo, Senin (30/4).(21)

SOLO - Pemindahan pedagang Gladak Langen Bogan (Galabo) yang berjualan pada waktu malam hari, dinilai sebuah solusi yang baik. Mereka lega lantaran tidak lagi berbagi tempat dengan pedagang kuliner yang berjualan pada waktu pagi.

”Kami cukup senang dengan pemindahan tempat berjualan baru yang bakal dipindah Juni mendatang. Untuk sementara pedagang yang biasa berjualan di sisi barat Galabo bisa berjualan di sisi timur berdekatan dengan toilet,” kata ketua Paguyuban Galabo sesi malam, Agung Wahyu Hidayat, Senin (30/4) malam.

Menurutnya pemindahan tersebut tidak ada lagi singgungan antara pedagang malam dan pedagang pagi, terkait kebersihan tempat berjualan. Selain itu dengan adanya tempat baru, pedagang juga secara penuh merawat dan membuat indah selter yang disediakan Pemkot. ”Kami berpindah sejak 2008 lalu, dengan selter baru itu pedagang berupaya untuk mengembangkan wisata kuliner di kawasan itu. ketika jalan tol dibuka kami berharap masih banyak pendatang untuk mampir ke Solo bernostalgia di Kota Bengawan ini,” ungkap Agung.

Pihaknya mengimbau kepada pedagang, agar relokasi tersebut menjadi sebuah gebrakan baru bagi masyarakat agar tertarik berwisata di kawasan yang dekat dengan pasar sandang terbesar se-Jawa Tengah itu. ”Untuk pendapatan apakah berbeda atau sama, bukan masalah untuk kami. karena pemindahan masih berdekatan dengan kawasan PGS dan BTC, sehinggga kami yakin pendapatan tidak akan berubah seperti sebelumnya,” ujarnya.

Sisi Selatan

Lebih lanjut, pemindahan dipusatkan di sisi selatan benteng Vastenburg Jalan Diponegoro, Solo. Hingga saat ini, Pemkot masih membenahi dan melengkapi selter dengan fasilitas penunjang bagi pedagang. Sebanyak 35 pedagang Galabo malam akan dipindah ke tempat tersebut.

Perbaikan pertama menyasar pada trotoar yang berada di sisi selatan benteng yang berdekatan dengan kawasan kuliner. ”Sebanyak 12 shelter yang ada di sisi barat Galabo bakal dibongkar sebagai pintu masuk lahan parkir di benteng Vastenburg. Maka dari itu pelaku usaha sudah kami sosialisasikan agar segera menempati tempat yang telah disediakan. Sehingga per 1 Mei mereka siap untuk berjualan,” kata Kepala Bidang PKL, Dinas Perdagangan (Disdag) Surakarta, Didik Anggono.

Menurutnya, fasilitas pedagang yang dipindah sementara di sisi timur Galabo masih kurang. Pihaknya mengimbau pedagang untuk sabar dan Pemkot berupaya untuk membantu melengkapinya. ”Ada beberapa selter yang perlu dilengkapi dari listrik dan instalasi air. Kedepan kami bakal berikan solusinya agar pemindahan sementara tersebut membuat nyaman pedagang berjualan dan pembelinya,” ungkap Didik. (ihm-21)


Berita Terkait
Komentar