May Day Berlangsung Mesra

PEMALANG -Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Pemalang berlangsung mesra. Ditandai dengan jalan kaki yang diikuti para pekerja dari 56 perusahaan, pengusaha, dan karyawan Disnaker.

Dalam acara itu terkesan tidak ada masalah di antara mereka, yaitu buruh, pengusaha, dan pemerintah. Mereka berjalan sejauh lima kilometer dan dilepas Ketua Tim Penggerak PKK Irna Setyawati Junaedi pada pukul 07.00. Penyelenggara acara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Pemalang Mu'minun mengungkapkan, sejauh ini tidak ada masalah dalam hubungan tripartit.

Mereka duduk bersama jika ada masalah yang muncul. Termasuk dalam upah minimum kabupaten (UMK) berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. ”Sekarang ini ada 56 perusahaan kategori besar dan sedang di Pemalang. Mereka mengirimkan sejumah karyawan untuk ikut acara ini. Total ratusan orang,” ujar Mu'minun, kemarin. Selain dengan jalan kaki bersama, diisi pula kegiatan sosial dengan sumbang darah serta pengundian doorprize.

Serta, lomba meracik kopi yang diikuti 36 peserta dari Pemalang, Bandung, Bogor, dan kota-kota lain. Dengan demikian, acara itu menonjolkan pembinaan kewirausahaan. Penyelenggaraan acara itu, menurutnya, bukan untuk mengindari demo buruh. Sebab, selama ini kondisi antara perusahaan dan para pekerja berjalan mesra. Hubungan dan komitmen triparit juga bagus.

Selalu dibicarakan bersama jika ada masalah. Menyinggung tentang kondisi pekerja saat ini mereka sudah bisa menerima gaji sesuai UMK setempat, yakni Rp 1.580.000/bulan. Yang cukup menonjol perusahaan garmen. Jika ditotal tenaga yang terserap pada 36 perusahaan itu sudah sekitar 20.000 orang. (sf-38)