130 Pelanggar Lalu Lintas Diberlakukan E-Tilang

Didominasi Tidak Kenakan Helm

PEKALONGAN- Sedikitnya 130 orang pengendara terjaring razia pada hari kedua pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2018 di Jalan Hasanudin Kota Pekalongan, kemarin. Para pelanggar lalu lintas tersebut didominasi oleh mereka yang tidak mengenakan helm saat berkendara di jalan.

”Semua pelanggar kami tindak berupa pemberian surat tilang,” ujar Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu melalui Kasatlantas AKPRachmawati. Lebih lanjut, dijelaskan, jajarannya masih fokus pada penindakan pelanggaran yang menjadi prioritas, yaitu bermain ponsel saat berkendara, tidak membawa kelengkapan surat-surat berkendara, melawan arus, dan kendaraan tidak dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

”Hari ini, kami menindak 130 pelanggar. Sebagian besar pelanggar merupakan pengendara motor yang tidak menggunakan helm, jumlahnya mencapai 29 pelanggar disusul dengan pelanggar yang melawan arus mencapai 27 orang,” terang AKP Rachmawati, Senin (30/4).

Sementara itu, untuk barang bukti yang diamankan, lanjut dia, untuk Surat Izin Mengemudi (SIM) 28 lembar, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) 96 lembar, dan kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi dengan surat kendaraan sebanyak enam unit.

”Para pelanggar kami kenakan tindakan dengan tilang elektronik (e-tilang). Hal ini untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus tilang tanpa harus melalui proses sidang di Pengadilan. Mereka (pelanggar) dapat langsung membayar denda tilang di bank yang telah ditunjuk atau melalui m-banking,” pungkasnya. (H63-58)