Kampus Berlomba Siapkan Kuliah Online

SEMARANG- Sistem perkuliahan dalam jaringan (online) dipastikan mulai diterapkan di tingkat perguruan tinggi. Sebab, model pembelajaran ini, diyakini memiliki banyak manfaat untuk dosen dan mahasiswa. ”Era digital menjadikan banyak kemudahan dalam kehidupan manusia.

Tak kurang, perkuliahan yang sekarang memanfaatkan teknologi dan piranti modern,” tutur Ketua Umum Yayasan Pendidikan Akademi Koperasi Semarang (Yapenkop) Wanuri, akhir pekan kemarin. Dia berbicara di sela-sela peletakan batu pertama pembangunan gedung kampus tiga lantai di Kawasan Menoreh Sampangan.

Pendirian bangunan ini juga bagian dari akan dibukanya fasilitas laboratorium studio kuliah online. ”Setidaknya akan terdapat 26 ruang kuliah baru ditambah keberadaan laboratorium kuliah dalam jaringan.

Fasilitas ini bagian menjawab tantangan zaman dengan semakin berkembangnya era digital, tingginya jumlah mahasiswa, dan peningkatan aktivitas Tri Dharma,” imbuhnya didampingi Sekretaris Yayasan, Ahmad Junaedi. Menurutnya, dengan pembangunan laboratorium nantinya bisa dilaksanakan pola pembelajaran mengurangi tatap muka. Mata kuliah yang diberikan dosen dapat diakses secara streaming oleh mahasiswa. Terobosan ini memfasilitasi mahasiswa yang notabene sudah bekerja.

”Namun untuk diperhatikan, mahasiswa tetap tercatat kuliah resmi di kampus ini. Kami bukan kampus jarak jauh, semua aktivitas riset, perkuliahan dan pengabdian masyarakat berada di sini,” tambahnya. Ketua STIE Semarang Dr ST Sunarto mengatakan, pembangunan ini merupakan bentuk pelayanan agar bisa memberikan kenyamanan proses belajar mengajar.

Diakuinya terdapat sejumlah pola pembelajaran yang diterapkan, mulai tatap muka, tutorial, dan online. ”Nantinya jika lewat daring (online), mahasiswa kurang jelas, biasanya mereka minta tutorial,” ucapnya. (H41-50)