Umat Lintas Agama Ikuti Jalan Gembira

SEMARANG -Sedikitnya 2.400 peserta mengikuti jalan gembira yang diadakan Paroki Gereja St Theresia Bongsari. Jalan gembira diadakan dalam rangka menjelang pesta emas ke-50 tahun Gereja St Theresia.

Dari ribuan peserta yang hadir tidak hanya umat Katolik. Namun juga terdapat umat lintas agama, warga RT dan RWserta para kepala kelurahan di sekitar wilayah Gereja. Tidak hanya itu, Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi juga hadir dan mengibarkan bendera start didampingi Pastor Kepala Paroki Bongsari Romo Eduardus Didik Cahyono SJ, Pastor Kepala Paroki St Yusup Gedangan Romo R Maryono SJ, Romor Pieter Devantara, dan pengamat masalah sosial kota Semarang Donny Yoesgiantoro, di halaman gereja Jalan Puspowarno Raya, Selasa (1/5). Menurut Romo Didik, acara ini melibatkan masyarakat umum, dengan tujuan ingin mengajak warga bergembira bersama Umat Paroki Bongsari.

Dengan adanya kebersamaan inilah, perbedaan yang ada di tengahtengah umat ini menjadi suatu keindahan. ”Selama ini kami ingin mengajak warga sekitar untuk bekerja sama membangun keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Romo Didik. Seusai acara jalan gembira, digelar lomba karaoke bagi para umat lansia dan peserta jalan.

Ada 25 peserta yang berumur di atas 60 tahun berlomba menyanyikan lagu-lagu pilihannya. Alunan suara salah satu peserta membawakan lagu keroncong memukau ribuan orang yang beristirahat seusai mengikuti jalan gembita. Sesekali tingkah polah para lansia mampu membuat para penonton bersorak sorai dan memberi aplaus tepuk tangan.

”Kami sengaja menyapa para lansia untuk ikut memeriahkan rangkaian kegiatan 50 Tahun Gereja,” kata Ketua Panitia Agustinus Utoyo. Lebih lanjut Romo Paroki menjelaskan, rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya yaitu penanaman mangrove, lomba paduan suara antar lingkungan serta penanaman ribuan bibit pohon Nimba di Gunungpati dan Mijen. (B14-50)