TAJUK RENCANA

Memerhatikan Hak Pejalan Kaki

Sebenarnya perilaku di jalan raya akan bisa dieliminasi persoalannya jika masing-masing pihak yang memanfaatkan jalan saling menghargai hak satu sama lain. Pengendara dan pengemudi perlu memerhatikan kepentingan para pejalan kaki, yang memang dalam posisi paling lemah di jalan. Meskipun demikian para pejalan kaki ini juga harus memerhatikan kepentingan para pengendara, yang terkadang dalam situasi terburu- buru melajukan mobil.

Pengendara perlu lebih bersabar ketika ada penyeberang yang menyeberang jalan di zebra cross. Kalau perlu memberi tanda lampu agar pengendara lain juga ikut memberi kesempatan pejalan kaki menyeberang. Sementara pejalan kaki juga memberikan hak pengemudi untuk melintas dengan menyeberang jalan di tempat yang telah disediakan, dan bukan di sembarang tempat yang memotong dan menghambat laju kendaraan bermotor.

Masalahnya, ternyata belum semua warga mengetahui dan menghormati hak-hak orang lain di jalanan ini. Sehingga terjadi hal-hal yang bisa membahayakan orang. Misal sepeda motor yang terjebak kemacetan terkadang memilih untuk naik ke trotoar yang khusus diperuntukkan bagi pejalan kaki. Bagi pengendara mungkin ini pilihan praktis. Namun, tindakan semacam ini jelas mengganggu hak dan bahkan membahayakan pejalan kaki.

Problem lain yang juga merampas hak pejalan kaki adalah tumbuhnya banyak pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan trotoar sebagai tempat berjualan. Bagi pejalan kaki, trotoar adalah jalur yang aman dari kemungkinan terserempet atau tertabrak kendaraan. Ini adalah area yang aman dan nyaman bagi mereka. Pengambilalihan oleh PKL akan menyebabkan pejalan kaki turun dari dari trotoar ke bahu jalan yang membahayakan.

Sebagai pihak yang paling lemah, pejalan kaki memang perlu mendapat perlindungan. Jika memang kesadaran pengendara terhadap hak pejalan kaki ini masih rendah, maka pemerintah perlu membuat aturan dan fasilitas yang lebih melindungi mereka. Upaya Pemkot Semarang mengampanyekan tertib lalu lintas dengan menghias zebra cross patut diapresiasi. Diharapkan pengendara akan lebih memperhatikan pejalan kaki yang lewat.

Dengan zebra cross yang dipercantik diharapkan kesadaran masyarakat untuk menyeberang di area tersebut bisa tumbuh. Pejalan kaki tidak lagi menyeberang di sembarang tempat, yang bisa mengganggu arus lalu lintas dan juga membahayakan keselamatan mereka sendiri. Pengendara juga diminta bisa lebih memberikan hak pejalan kaki untuk menyeberang. Pada akhirnya semua pihak ikut berperan meningkatkan ketertiban berlalu lintas.


Berita Terkait
Baca Juga
Loading...
Komentar