Proyek Alun-alun Masuki Tahap Lelang

SM/Dini Failasufa : RATAKAN BANGUNAN : Pekerja meruntuhkan bangunan di Pasar Yaik di Jalan Alun alun Barat, Selasa (1/5). (22)
SM/Dini Failasufa : RATAKAN BANGUNAN : Pekerja meruntuhkan bangunan di Pasar Yaik di Jalan Alun alun Barat, Selasa (1/5). (22)

SEMARANG - Pembongkaran Pasar Yaik Baru ditargetkan selesai pekan depan. Rencananya lahan tersebut akan dibangun alun-alun dan basement untuk parkir.

Kini pembangunan alun-alun itu memasuki tahap lelang. Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto menerangkan, saat ini pihaknya fokus meratakan area Pasar Yaik Baru. Hingga saat ini proses pembongkaran area tersebut sudah mencapai 70 persen. ”Kami targetkan pembongkaran selesai minggu pertama, Mei ini,” ujarnya, Minggu (1/5).

Dia menerangkan, di tempat tersebut akan dibangun parkir basement dan alun-alun. Adapun secara teknis dan prosedur pembangunan lokasi itu ada di Dinas Penataan Ruang. Untuk pembangunan alun-alun dan basementitu ditargetkan selesai akhir 2018. Adapun pekerjaan fisiknya dimulai awal Juni mendatang. ”Sesuai alternatif DED yang sudah disepakati dan dimasukkan, untuk alun-alun tetap seluas 10.000 meter persegi /1 hektare. Di bawah alun-alun, separuh digunakan untuk lahan parkir,” imuhnya.

Adapun proses pembangunan Alun-alun Pasar Johar memasuki tahap lelang manajemen konstruksi. 13 Peserta Berdasarkan laman lpse.semarang. go.id terdapat 13 peserta yang mengikuti lelang dengan nama lelang MK Pengawasan Pembangunan Kawasan Pasar Johar Tahap II/ segmen Alun-alun Pasar Johar. Adapun nilai pagunya Rp 805.800.000. ”Saat ini masuk lelang manajemen konstruksi dan pengawasan,” kata Sekretaris Dinas Penataan Ruang Kota Semarang, M Irwansyah.

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi menegaskan, alun-alun harus dibangun lagi. Menurutnya, sejarah Kota Semarang juga kental dengan Masjid Agung Semarang (MAS) dan alun-alun. ”Untuk tahap relokasi kembali ke pasar tersebut, juga harus dipikirkan dengan matang. Jangan sampai merugikan pedagang,” katanya.(fri-22)