GOR Wonolelo Mulai Difungsikan

WONOSOBO - Proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Wonolelo Wonosobo senilai Rp 8,5 miliar dari bantuan pusat sudah mulai difungsikan untuk kegiatan atlet terutama untuk futsal dan bulu tangkis. Bangunan megah di atas lahan 6,5 hektare tersebut juga mendapat suntikan dana pendamping dari APBD sebesar Rp 400 juta dan akan dilengkapi fasilitas penunjang.

Ketua KONI Wonosobo Bambang Larasnyoto mengatakan, bangunan GOR sudah berfungsi, sehingga semua warga bisa menggunakannya.

Menurutnya, proses pembangunan terutama fasilitas penunjang akan diupayakan dipercepat. “Kondisi GOR saat ini akan difungsikan untuk atlet beberapa cabang olahraga. Bangunan ini sudah difungsikan setelah beberapa tahun vakum,” katanya.

Dia mengatakan, sejak dibangun pada 2011 sebenarnya GOR bisa langsung dipakai, namun belum dilengkapi sarana dan prasarana, sehingga sejumlah cabor enggan menggunakan. Seperti diketahui, pada pembahasan anggaran tahun ini Pemkab Wonosobo mengajukan anggaran Rp 10 miliar.

Namun, DPRD memastikan permintaan dana tersebut tidak bakal diberikan kalau tidak ada dana bantuan utama dari pusat. Dana APBD hanya sebagai pendamping dalam proyek tersebut yang sudah digelontorkan Rp 400 juta.

Ajukan Anggaran

Bambang membenarkan, GOR sudah difungsikan beberapa bulan terakhir untuk atlet futsal dan bulu tangkis. Menurutnya, saat ini pemerintah daerah bersama KONI sedang berupaya mengajukan anggaran ke Kemenpora Rp 1 miliar.

Pengajuan dana tersebut untuk sarana prasarana pusat olahraga. “Gedung bisa dipakai sejumlah sarana prasarana penunjang mulai kami lengkapi,”katanya. Dia menambahkan, selain prasarana yang belum tuntas adalah pembangunan akses jalan menuju GOR sepanjang 400 meter dengan lebar 20 meter.

Untuk pembangunan akses, imbuhnya, sudah selesai dikerjakan. Bambang mengatakan, KONI dan pemkab sudah siap untuk pembangunan akses fasilitas GOR pada tahun ini.”Tahun ini anggaran fasilitas penunjang maupun akses GOR sudah ada kejelasan,” ujarnya.

Selain pembangunan GOR di belakangnya juga dirancang pembangunan stadion. Menurut Bambang, untuk stadion tersebut diperkirakan baru tuntas pada 2020.

Dia mengaku, konsep pembangunan pusat olahraga tersebut mirip dengan yang dimiliki Pemkab Kudus. Pantauan di lokasi, kondisi bangunan GOR bercat kuning terlihat megah dari dekat. Sejumlah warga menggunakan kendaraan menuju bangunan tersebut, karena dari jalan raya jaraknya sekitar 300 meter. (H67-41)


  • Tags
Berita Terkait
Loading...
Komentar