• KANAL BERITA

Kembangkan Keterampilan Menjahit

Lurah Penggaron Lor

Sudar
Sudar

Letak kelurahan Penggaron Lor berada paling timur di antara kelurahan lain se-Kecamatan Genuk. Wilayahnya berbatasan dengan Kelurahan Karangroto di sisi utara, sedangkan di sebelah selatan, berdekatan dengan Kelurahan Sembungharjo. Lurah Penggaron Lor, Sudar menuturkan, mata pencaharian warganya beragam.

Namun, ada yang unik di RT7 RW1 karena sebagian besar warga di sana memiliki keterampilan menjahit. Tidak hanya menjahit pakaian, tetapi juga menjahit tas, masker, dompet dan sejumlah suvenir. Karena itu, kampung tersebut dipilih sebagai kampung tematik aneka jasa menjahit.

”Sebagian dari mereka ada yang bekerja serabutan, dan hanya menjahit ketika ada pesanan, misalnya menjahit suvenir dompet. Untuk barang-barangnya didatangkan sendiri oleh pemilik,” ungkap Sudar di kantor Kelurahan Penggaron Lor, Kecamatan Genuk, kemarin. Untuk mendorong warga agar lebih mandiri, Sudar beberapa kali mengadakan pelatihan.

Bahkan memfasilitasi dengan memberikan bantuan modal berupa mesin jahit. ”Saya ingin warga lebih mandiri. Keinginan baik itu bukan tanpa kendala. Meski sudah difasilitasi, kami carikan pemodal, ternyata kurang berkembang,” ujarnya. Menurut Sudar, kendala yang dihadapi cenderung pada sumber daya manusianya.

Dia menilai sebagian warga ada yang kurang sabar dan kurang teliti. Namun tidak sedikit pula yang sudah mandiri. Mereka memiliki mesin jahit sendiri, dan biasanya mempunyai langganan tetap. Ada yang dipercaya menjahit seragam milik suatu perusahaan negara. Ada pula yang khusus menerima pesanan dari sejumlah sekolah.

Di luar kampung tematik itu, keterampilan serupa juga dimiliki warga di RT6 RW4. Salah satu dari warga setempat menekuni usaha jahit kerudung. Skala usahanya terbilang lumayan besar. Hasil produksinya tidak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, tetapi juga dikirim hingga daerah lain. Bahkan pemilik usaha tersebut, Solihin mampu memberdayakan warga sekitar dengan memberikan pekerjaan menjahit.

”Solihin memberdayakan warga lain untuk menjahit kerudung. Pelanggannya tidak hanya warga sekitar, karena sudah dipasarkan lewat internet dan sosial media,” imbuh pria kelahiran Demak, 27 Juni 1962 itu.

Sudar diangkat pegawai negeri sipil (PNS) pada 1992 lalu. Lurah yang tinggal di Bangetayu Wetan, Kecamatan Genuk itu pertama kali ditugaskan di Kelurahan Sembungharjo. Di sana dia bertugas selama kurang lebih 19 tahun atau hingga 2011, sebagai sebagai staf sampai Kasi Pembangunan. ”Sempat menjadi sekretaris lurah di Kelurahan Muktiharjo Lor (2011-2016). Setelah itu baru diangkat menjadi Lurah Penggaron Lor sampai sekarang.” (Eko Fataip-48)


Berita Terkait
Komentar